Tim Kampanye LUKMEN Minta Stop Saling Serang di Medsos

DR. Yunus Wonda, SH.MH

JAYAPURA (PB)—Ketua Tim Kampanye Bakal Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP.MH dan Klemen Tinal, SE.MM (LUKMEN), DR. Yunus Wonda, SH.MH meminta segenap jajaran pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Papua untuk menahan diri dan tidak saling serang terkait aneka isu yang berkembang di Media Sosial.

“Saya minta dengan hormat kita stop saling serang, saling menyalahkan dan memojokkan di Medsos. Saya ikuti selama ini, itu tidak bagus. Kalau mau Pilgub hari ini, kita pasti menang. Tapi kita menang secara beretika. Alangkah lebih baik kita sampaikan visi misi dan program kita, bukan saling berdebat. Karena orang akan pancing kita memperkeruh situasi,” kata Yunus di Kantor Partai Demokrat Papua Jalan Sumatera Dok II, Selasa (30/01/2018) usai kegiatan verifikasi faktual Partai Demokrat Papua oleh KPU Papua.

Dari Kiri: Koordinator Tim Relawan LUKMEN, Ruben Magai, S.IP, Sekretaris DPD Demokrat Papua Carolus Bolly, SE.MM dan Ketua Tim Kampanye LUKMEN, DR. Yunus Wonda, SH.MH

Pemilihan Gubernur Papua, kata Yunus, harus berjalan dalam suasana damai dan demokratis. Oleh karena itu, Yunus meminta segenap jajaran Pengurus DPD Demokrat Papua untuk menahan diri dengan perdebatan di media sosial yang dapat memperkeruh situasi menjelang Pilgub.

“Saya mau tegaskan bahwa yang hari ini sedang beredar isu tentang ijazah palsu calon lawan, Partai Demokrat Papua sama sekali tidak urus barang itu. Tim kampanye dan tim sukses tidak bicara barang itu. Itu bukan wewenang kami dan kami tidak ada kapasitas di situ. Kelompok yang berjuang itu sudah sejak 10 tahun lalu. Jadi jangan sekali-kali pihak lain menganggap hal ini didorong atau didesain oleh Partai Demokrat, itu tidak sama sekali. Kita ini pekerja politik, bukan pemain politik,” tegas Yunus yang juga Ketua DPR Papua ini dengan nada keras.

Yunus juga mengatakan dalam waktu dekat Kantor Sekretariat Koalisi Papua Bangkit II di Entrop dan Relawan di Waena untuk memenangkan LUKMEN akan dibuka. Oleh karena itu, sebagai poros utama pendukung LUKMEN, ia meminta segenap jajaran pengurus DPD Partai Demokrat Papua untuk datang dan bekerjasama mendukung tim.

Segenap Jajaran Pengurus Partai Demokrat Provinsi Papua berpose bersama usai kegiatan Verifikasi Faktual.

“Jadi dengan adanya kantor, semua keterangan harus di sekretariat, jangan di tempat lain biar satu suara. Kita sebagai tuan rumah, harus bekerja sama dan berkordinasi baik dengan partai-partai pendukung lain, layani mereka sebagai tuan rumah,” kata Yunus.

Sementara itu, Koodinator Bidang Relawan Tim Kampanye LUKMEN, Ruben Magai, S.IP meminta kepada anggota relawan untuk sehati sepikiran dalam mendukung kegiatan kampanye dan pemenangan LUKMEN dengan tidak membuat ‘gerakan tambahan’ sendiri-sendiri di media sosial yang memperkeruh situasi.

“Berapa hari ke depan, kita akan aktifkan kantor Relawan di Waena, dan tugas kita mendata semua kelompok relawan pendukung LUKMEN agar bekerja di bawah satu garis koordinasi. Namanya relawan itu tidak ada yang suruh, tidak ada yang perintah. Semua datang gabung karena rasa cinta dan dukungan pada Lukas dan Klemen. Tetapi juga harus di bawah koordinasi kita biar tidak bergerak di luar struktur Tim Kampanye yang sudah terbentuk,” kata Ruben. (Gusty Masan Raya)

 

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *