Kepala OPD Lingkup Pemprov Papua Diwarning Kerja Cepat

Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa.

JAYAPURA (PB.COM) – Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua warning agar dapat melakukan program kerja dengan cepat, sebab APBD-Perubahan 2020 akan dilakukan pada Juni atau Juli.

Hal ini diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa, SH dalam arahannya pada apel pagi di halaman kantor gubernur, Senin (2/3/2020). “Karena Peparnas dan PON kita laksanakan tahun 2020, tambahan anggaran kita lakukan pada APBD perubahan 2020,” kata Doren.

Menurutnya, pelaksanaan APBD-Perubahan dipercepat jika dibanding tahun anggaran sebelumnya, karena Provinsi Papua membutuhkan tambahan anggaran untuk penyelenggaraan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI 2020 dan PON XX 2020.

“Oleh sebab itu, saya kasih kesempatan kepada kepala dinas dan kepala badan, agar dalam melaksanakan anggaran ini sampai pada triwulan II dengan cepat,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua bakal menambah anggaran PON XX sebesar Rp 2 triliun demi suksesnya pesta olahraga tersebut.

Gubernur Papua Lukas menuturkan, besaran anggaran tersebut nantinya berasal dari APBD perubahan tahun 2020. “Dana tersebut nantinya akan diperuntukkan bagi kegiatan PON XX,” kata Lukas.

Untuk itu, pembahasan APBD perubahan diharapkan Lukas bisa dibahas pada Bulan Maret atau April. “Perubahan anggaran di tahun 2020 itu harus dilakukan di Maret ataupun April. Sehingga bisa menambah untuk kegiatan PON,” ujar Lukas, yang juga Ketua Umum PB PON XX.

Ia juga mengingatkan semua bidang jangan asal mengajukan anggaran kebutuhan. Mengingat semua pendanaan pelaksanaan PON diawasi oleh hukum, sehingga jangan sampai bermasalah.

Untuk proyek pembangunan venue, Lukas meminta harus melibatkan Inspektorat, BPKP, BPK Perwakilan Papua dan Lembaga Pengawasan Barang dan Jasa. “Bagaimana agar proyek pembangunan PON tidak bermasalah, maka harus ada komunikasi ke semua stakeholder,” katanya. (Toding)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *