Dinkes Papua Turunkan 200-an Satgas Covid Ke Kabupaten/Kota

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Dr. Robby Kayame, SKM.M.Kes saat mendapat ucapan selamat dari Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, SE.MM pada pelantikan 6 Maret 2020 di Gedung Negara, Jayapura. (Foto: wartaplus.com)

JAYAPURA (PB.COM)—Dalam rencana, pekan depan Dinas Kesehatan Provinsi Papua siap menurunkan sekitar 200 lebih Satuan Tugas Covid Bidang Kesehatan ke kabupaten/kota di Papua yang tengah menghadapi kasus wabah Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Dr. Robby Kayame, SKM.M.Kes mengatakan tenaga kesehatan yang terdiri dari 20 dokter, 10 tenaga ahli epidemiologi, serta 196 perawat dan tenaga kesehatan lainnnya ini disebarkan di kabupaten/kota untuk memperkuat Satgas Covid di wilayah itu dalam rangka percepatan penanganan Covid di Bumi Cenderawasih tercinta.

“Kita sudah rekrut mereka dan sudah trainning, rencananya minggu depan mereka sudah mulai turun ke lapangan. Mereka ini menjadi tenaga surveilans, sosialisasi, penyemprotan dan penanganan sosial lain yang diperlukan di lapangan. Jadi mereka hanya memperkuat Posko Satgas Covid kabupaten/kota. Untuk para perawat nanti sampai Desember 2020, sampai masa recovery, wabah ini,” kata Kadinkes Robby Kayame kepada papuabangkit.com melalui telepon selulernya, Sabtu (04/05/2020).

Menurut Dr. Robby, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan Papua akan terus melakukan berbagai upaya kebijakan inovatif untuk segera menuntaskan wabah yang bermula dari Kota Wuhan, China ini.

“Jadi Pemprov Papua tak hanya memberikan bantuan fresh money, alkes dan APD, tetapi juga menyalurkan tenaga kesehatan dan asistensi di lapangan. Sudah ada juga pesawat yang disiapkan Pemprov Papua untuk kami pakai kemana-mana untuk distribusi logistik, perjalanan petugas, dan rujukan pasien dan pengambilan sampel. Ada pesawat Yajasi,” kata Robby.

Saat ini, jumlah orang yang positif terpapar Covid-19 berdasarkan data Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua per 1 Mei 2020 adalah sebanyak 210 orang, dimana 144 orang sedang dirawat, 59 dinyatakan sembuh, dan 7 orang meninggal dunia. Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 240 orang dan terdapat 2.068 Orang Dalam Pemantauan. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *