Produksi Buah Merah Sebagai Minuman PON Masih Terkendala Ijin P-IRT

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua, Semuel Siriwa

JAYAPURA (PB.COM) – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua menyatakan kesiapannya menjadikan buah merah sebagai minuman PON XX tahun 2021 mendatang.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua, Semuel Siriwa mengaku untuk produksi buah sudah siap hanya saja masih terkendala ijin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT).

“Kita sesungguhnya sudah siap, hanya kita masih koordinasi dengan Dokter Made terkait dengan kemasan dan kelayakan secara teknis,” kata Siriwa.

Ia mengaku sudah ada produksi buah merah yang telah dikonsumsi, sehingga saat pelaksanaan PON nanti dapat dijadikan sebagai minuman PON atau cinderamata. “Sebanarnya yang kita buat sudah dikonsumsi tetapi hanya belum ada ijin P-IRT,” ujarnya.

Bahkan kata Siriwa pihaknya telah mengarahkan dinas teknis terkait agar memperluas area tanam buah merah sekaligus menyiapkan pengolahannya.  “Saat ini sebagian besar daerah pegunungan sudah mempunyai lahan buah merah,” tandasnya.

Ia menyebut ada beberapa produk buah merah seperti sabun, mie dan minyak buah merah, produk ini nantinya akan menjadi cinderamata saat pelaksanaan PON XX tahun 2021 mendatang. (Toding)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *