Kadinkes Minta Semua Pihak Lindungi Nakes di Papua

IDI Papua dan PPNI Papua beserta sejumlah organisasi kesehatan di Papua menggelar aksi solidaritas atas Tragedi Nakes Kiwirok di Taman Imbi, Kota Jayapura, Selasa (21/09/2021)

 

JAYAPURA (PB.COM)—Kepala Dinas Kesehatan Papua Dr. Robby Kayame, SKM.M.Kes mengutuk keras tindakan penyerangan terhadap sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang dan meminta semua pihak untuk menjaga dan melindungi semua nakes yang bekerja di seluruh Papua.

“Kami ini kerja kemanusiaan, layani siapa saja, benar-benar kerja untuk keselamatan masyarakat. Kami sangat kecewa dan menyesalkan tindakan brutal seperti itu. Atas nama pimpinan seluruh tenaga kesehatan di Papua, saya menyampaikan duka yang mendalam buat keluarga korban,” kata Robby Kayame kepada papuabangkit.com di ruangan kerjanya, Selasa (21/09/2021).

“Kami minta jaminan keamanan, jaminan keselamatan dari aparat keamanan dari TNI/Polri sehingga kami bisa kerja maksimal. Kalau tidak ada jaminan, bagaimana kami bekerja maksimal. Saya minta ini pertama dan terakhir ya. Saya sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Pegubin bahwa ini kondisi yang tidak mereka duga karena sebelumnya ini daerah aman,” lanjut Robby.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Paniai ini menambahkan, pasca kasus penyerangan nakes ini, beberapa hari lalu ia mewakili Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH telah memberikan santunan kepada keluarga korban nakes yang meninggal dan bantuan dana kepada nakes yang sedang dirawat di RS Marthen Indey, Jayapura.

“Melihat kondisi ini, ke depan kami mengusulkan agar perbanyak rekrut tenaga kesehatan putra daerah setempat, mulai dari sekolah kesehatan, Poltekes dan sebagainya. Setelah sekolah kembalikan ke daerah untuk mengabdi di wilayahnya,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua diserang pada Senin, 13 September 2021 menewaskan salah seorang perawat bernama Gabriela Meilani dan melukai belasan nakes lainnya. Pelaku penyerangan yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo ini juga merusakkan fasilitas Puskesmas dan membakar sekolah.

Sejumlah pihak mengecam tindakan brutal ini dan menaruh simpati mendalam. IDI Papua dan PPNI Papua beserta sejumlah organisasi kesehatan di Papua misalnya, pada Selasa, 21 September 2021 malam, menggelar aksi 1.000 lilin di Taman Imbi, Kota Jayapura sebagai bentuk solidaritas atas tragedi yang dialami para nakes ini. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *