Kendati Gagal Mempertahankan Gelar, Pegulat Cantik Ini Tetap Bersyukur Raih Perunggu

Natrusnicu Roxana A dari Kalimantan Selatan (merah) berhasil meraih perunggu mengalahkan Yanti Hernanti dari Jawa Barat ( biru ), pada cabang Olah Raga Gulat kelas Bebas 76 kg Putri, bertempat di GOR Head Sai Trikora Merauke, PON XX Papua. Minggu (10/10/2021) (Foto: PB PON XX PAPUA/Yulius Rianto Gozali )

 

MERAUKE (PB.COM)Pegulat puteri Kalimantan Selatan (Kalsel), Nastrusnicu Roxana Andreea berhasil menyumbangkan medali perak setelah sukses mengalahkan pegulat Jawa Barat, Yanti Hernanti dengan skor 11-0 dalam perebutan tempat ketiga cabor gulat kelas 76 kg bebas putri di GOR Head Sai, Merauke, Minggu (10/10/2021).

Atlet naturalisasi nan cantik kelahiran Rumania, 13 Januari 1989 ini, saat mewakili Kalsel pada PON XIX Jawa Barat 2016 silam, mempersembahkan satu medali emas dari cabang olahraga ini.

Sayangnya, pada PON XX kali ini, Roxana tak mampu mempertahankan gelar juaranya. Dia harus puas di tempat ketiga dengan medali perunggu. Padalah di semifinal, Roxana sudah mengungguli pegulat Jambi, Indri Sukmaningsih terlebih dahulu dengan skor 4-2.

“Alhamdulillah, sudah mendapatkan medali terbaik. Disyukuri saja, walaupun target saya emas tetapi cuma dapat perunggu. Insya Allah dimasa depan lebih bagus lagi,” tutur Roxana sambil meneteskan airmata haru usai pengalungan medali di GOR Head Sai Merauke Gendis.id.

Atlet yang resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 17 Mei 2016 ini menuturkan, ia sudah berupaya keras mempertahankan gelar juaranya, namun gagal dan hanya mempersembahkan medali perunggu. Dia mengakui, banyak ujian yang dialami saat bertanding namun sudah final.

“Alhamdulillah syukur, medali ini untuk anak saya yang pertama, Gibran dan keluarga Rumania yang sangat ditunggu-tunggu. Insya Allah dimasa depan saya akan pulang ke Rumania melihat mama papa,” ungkap pemilik nama Rahma Syufia ini.

Pegulat berparas cantik ini justru semakin termotivasi tidak akan berhenti berjuang dan bakal mengikuti PON selanjutnya.

“Semoga sampai saya dapat emas baru saya berhenti. Saya masih semangat lagi walaupun kali ini medali perunggu,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Koordinator kontingen Kalsel PON XX Klaster Merauke, H. Hesly Junianto menyampaikan terima kasih kepada pegulat puteri Kalsel yang telah menyumbangkan medali.

“Kami sangat berterima kasih sudah mendapatkan medali di Merauke dimulai dari atlet gulat putri. Ini medali yang pertama di Merauke. Suatu penghormatan luar biasa,” ujarnya.

Menurut Hesly, keberhasilan Roxana meraih perunggu membangkitkan motivasi dan semangat warga Kalsel. Terlebih para atlet-atlet gulat putera yang masih bertanding di PON XX.

“Kita masih punya atlet gulat putera yang handal. Target emas sebanyak-banyaknya,” ucap pria murah senyum ini.

Terbukti, atlet gulat putra Kalsel memborong 2 medali emas dan 2 medali perunggu. Masih ada pertandingan lainnya yang digelar pada 14 Oktober 2021. (Humas PON XX Papua/Gusty Masan Raya

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *