Beri Kuliah Umum, Freeport Diharapkan Bisa Serap Output Teknik Pertambangan Uncen

Rudi Toba, Dpl. Eng, ST, M.Sc.P.M sebagai perwakilan PT Freeport dengan topik Prinsip Rekayasa Desain Penambangan.
Perwakilan PT Freeport Indonesia, Rudi Toba, Dpl. Eng, ST, M.Sc.P.M saat memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan Uncen dengan topik Prinsip Rekayasa Desain Penambangan di Aula Fakultas Tekni Uncen, Selasa (07/12/2021).

 

JAYAPURA (PB.COM)–Sekitar seratusan mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Pertambangan, Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura mengikuti kuliah umum yang diberikan oleh perwakilan PT. Freeport Indonesia pada Selasa (07/12/2021) di Aula Fakultas Teknik.

Kuliah ini menghadirkan pemateri Rudi Toba, Dpl. Eng, ST, M.Sc.P.M sebagai perwakilan PT Freeport dengan topik Prinsip Rekayasa Desain Penambangan. Rudi selama ini bekerja pada area operasi tambang bawah tanah. Ia juga adalah penulis buku Safety By Design: Optimalisasi Melalui Desain dan Perencanaan Operasi Pertambangan Bawah Tanah yang Selamat.

Karena itu, materi yang disampaikannya dalam kuliah itu terkait operasi, metode dan teknologi pada tambang bawah tanah di PT. Freeport, sungguh sangat penting bagi para mahasiswa Jurusan Pertambagan Uncen karena ada perpaduan teori dan praktek.

Alex Yehova, salah seorang mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan Uncen angkatan 2018 menyampaikan terima kasih kepada PT. Freeport yang telah memberikan kuliah dan berbagi ilmu terkait dengan perkembangan dan kemajuan yang terus berlangsung di industri pertambangan.

“Saya senang karena ada kuliah tamu dari Freeport. Selama Covid-19, kami benar-benar kurang meng-update perkembangan yang terjadi di industri pertambangan. Kuliah ini, selain menambah wawasan, kami juga men-gupdate kemajuan yang terjadi di industri pertambangan khususnya yang berlangsung pada tambang bawah tanah,” tutur Alex.

Ketua Program Studi Teknik Pertambangan pada Fakultas Teknik Uncen Bevie Nahumury. ST.MT dihubungi terpisah, mengapresiasi kuliah tamu bertema metode penambangan bawah tanah karena dapat memperdalam teori yang sudah didapat para mahasiswanya.

“Pematerinya dari mereka yang langsung kerja di Freeport, jadi tentu lebih komplit dan menarik. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan. Kami di Prodi ini selalu punya program harus ada satu kuliah tamu sebelum ujian semester,” kata Bevie.

Menurut Bevie, kemitraan Uncen dan PT Freeport Indonesia sudah terbangun lama melalui Memorandum of Understunding (MoU). Karena itu, Freeport selalu memberikan support dalam sejumlah kegiatan di kampus, baik dengan kuliah umum seperti ini, maupun memberi kesempatan para mahasiswa menjalakan praktek/magang sebagai tugas akhir di wilayah underground Freeport di Tembagapura, Mimika.

Ketua Program Studi Teknik Pertambangan, Bevie Nahumury. ST.MT saat sambutana menutup kegiatan kuliah umum

“Cuma kendalanya dua tahun ini, karena pandemi Covid-19, giat magang mahasiswa kami ke Freeport terhalang. Kami tentu berharap, semoga output dari Jurusan Pertambangan Uncen bisa diserap sebagai tenaga kerja oleh Freeport. Karena kami juga memiliki SDM yang bisa bersaing dengan output lain di Indonesia,” tegas Bevie.

Kuliah umum Freeport ini dipandu oleh dosen pada Prodi Teknik Pertambangan Uncen, Fandy Ginting, ST.MT. Giat yang berlangsung sejak pkl. 09.00 pagi hingga pkl. 1.30 WIT itu, ditutup oleh Ketua Program Studi Teknik Pertambangan, Bevie Nahumury. ST.MT. (Gusty Masan Raya/PR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.