Detikda Apresiasi Kemenpan RB Dorong Percepatan SPBE di Papua

Ketua Detikda Papua Dominicus RES Carvallo (batik biru) foto bersama tim dari Kemenpan RB di Kantor Detikda Papua, Kamis (16/12/2021)

 

JAYAPURA (PB.COM)—Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Daerah (Detikda) Papua, Dominicus RES Carvallo mengapresiasi tim dari Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang Kembali hadir di Kota Jayapura, Papua, guna percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Bumi Cenderawasih.

Menurut Dominicus, pihaknya selalu memberi atensi terkait percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronikini yang sejak awal 2018 yang tertuang dalam Peraturan Menteri PAN RB.

Dalam pertemuannya pada pekan lalu bersama Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP,MH selaku Ketua Dewan Pengarah Detikda Papua, Dominicus mengaku sudah melaporkan perkembangan SPBE di Papua dan diperintahkan agar menjadi perhatian serius.

“Pak Gubernur setelah melihat laporan terakhir SPBE di Papua saat ini, langsung menyuruh mencari strategi terkait percepatan SPBE di Papua. Kami di Detikda Papua sendiri telah merumuskan beberapa kebijakan dan program, yang akan segera dijalankan guna percepatan SPBE dimaksud,” urainya.

Dominicus juga mengapresiasi permintaan tim KemenPANRB kepada Detikda Papua agar menjadi Aksesor Internal percepatan SPBE di Papua.

“Saya kira ini sesuai dengan apa yang sedang kami lakukan. Sangat baik sehingga sinergitasnya akan semakin maksimal. Prinsipnya kami sangat siap membantu,” tutup Dominicus.

Gelar Pertemuan

Untuk tujuan itulah, Kamis (16/12/2021), Tim Teknis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) bidang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melakukan kunjungan kerja dan menggelar pertemuan peningkatan Kolaborasi Penerapan SPBE pada seluruh Pemerintah Daerah di Lingkungan Provinsi Papua.

Koordinasi Pelaksanaan Evaluasi SPBE oleh tim Kemen PANRB berlangsung di salah satu ruangan Dinas Komunikasi dan Infomasi Papua, dihadiri antara lain Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Daerah (Detikda) Papua, Dominicus RES Carvallo, Ketua Aptikom, Papua, Siti Nur Alam dan sejumlah perwakilan daerah kabupaten dan kota di Papua.

Pertemuan membahas strategi percepatan SPBE di Papua ini digelar secara langsung bersama peserta dan sebagian lagi secara virtual melalui aplikasi zoom meeting tersebut.

Asisten Deputi Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kemen PANRB, Cahyono Tri Birowo, dalam kesempatan itu menjelaskan secara mendetail tentang SPBE sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Nomor 5 Tahun 2018.

Ia juga memaparkan sejumlah indicator dalam SPBE yang secara garis besar dapat digolongkan dalam Enam domain SPBE, yakni Domain Proses bisnis, domain pelayanan data,  domain informasi, domain aplikasi, domain infrastruktur dan domain keamanan.

“Tiga domain pertama menjadi hal utama sebelum kita menjabarkan tiga domain lainnya. Seringkali kita salah, dimana menganggap dalam SPBE justru domain aplikasi yang menjadi utama. Nantinya dalam penjabarannya terkait manajemen sendiri ada dua hal penting yakni  laporan aspek manajemen dan tata kelola SPBE. Itu akan juga dijabarkan,” papar Cahyono.

Cahyono juga mengingatkan, penyelenggara SPBE diharapkan adalah kepala daerah dan Sekretaris Daerah (Sekda) setempat yang menjadi “leader”.

“Alasannya untuk lebih mudah mendapat akses dan data. Penyelenggaraan itu nanti di dinas layanan. Karena selanjutnya adalah layanananya,” sambung dia.

Dalam kesempatan itu, Cahyono juga Kembali meminta dukungan Detikda Papua untuk menjadi aksesor internal bagi percepatan SPBE di Papua.

“Kita tentu terus mengharapakn bantuan dari Detikda Papua sebagai aksesor internal SPBE disini. Untuk Aksesor Eksternal, kami di Kemen PAN RB menggandeng sejumlah kampus. Nantinya tim dari kampus yang ada di Sumatera, akan evaluasi di Jawa, demikian sebaliknya juga,” pungkas Cahyono. (Gusty Masan Raya/Rilis)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *