Tutup Latsar CPNS Pegubin, Ini Pesan Bupati Spei Bidana

Para peserta Latsar CPNS Golongan II dan III saat mengikuti acara penutupan di Aula Kantor Bupati Pegunungan Bintang, Rabu, 10 Agustus 2022.

 

JAYAPURA (PB.COM)—Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin) Spei Yan Bidana, ST.M.Si  secara resemi menutup kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan III di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang di Aula Kantor Bupati, Oksibil, Rabu, 10 Agustus 2022.

Giat yang digelar Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Pegubin bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Papua ini telah dimulai di Diklat BPSDM Papua di Kota Jayapura pada 7-27 Juni 2022. Sebanyak 355 peserta hadir, terdiri dari 123 CPNS golongan II dan 232 CPNS golongan III.

“Saya minta kepada para CPNS ini, tolong jangan berpikir tentang jabatan struktural. Disiplin bekerja dan fokus pada tugas pokok dan fungsi masing-masing. Jabatan fungsional itu yang penting. Teruslah bekerja melayani masyarakat,” kata Bupati Spei.

Menurut Spei, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menghapus eselon III dan IV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Jabatan administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV) telah resmi dialihkan ke jabatan fungsional.

“Jadi fungsinya yang harus diperkuat. Mereka yang dari background ilmu-nya masing-masing yang bekerja optimal sesuai ilmunya. Tentunya harus sesuai dengan Standar Pelayanan Minal di setiap OPD,” kata mantan Kepala Bappeda Pegubin ini.

Plt. Sekretaris Daerah Pegubin, drg. Aloysius Giyai, M.Kes yang hadir mendampingi Bupati Spei menegaskan, para CPNS ini harus tampil sebagai sosok pembaharu dengan jiwa dan semangat kerja yang tinggi di OPD masing-masing.

“Seperti pesan Bupati tadi, jangan hanya lihat jabatan fungsional itu hanya pada tenaga kesehatan dan pendidikan. Banyak jabatan fungsional lain yang selama ini kurang diminati seperti di bidang pertanian dan lingkungan hidup. Padahal itu insentifnya lebih besar,” tegas Aloysius.

Ia juga meminta agar setiap pegawai yang baru ini harus menunjukkan kompetensi dan prestasi kerjanya sesuai tupoksinya. Sebab reformasi birokrasi saat ini menuntut setiap pegawai berlomba-lomba menunjukkan kompetensinya. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.