
Plt. Sekretaris Daerah Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) (tengah) foto bersama saat Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan (RAP) Otonomi Khusus (Otsus) di Lingkungan Organisasi Perangkat Daerah Papua Tengah Tahun 2025, Rabu (26/3/2025).
NABIRE (PB.COM) – Plt. Sekretaris Daerah Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) menegaskan tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penerima dana Otsus tahun 2025.
Fokus pertama adalah penggunaan dana Otsus yang sepenuhnya diarahkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP). Ia meminta agar setiap program dan kegiatan yang disusun benar-benar menyasar kebutuhan dan kepentingan OAP.
“Dana Otsus harus betul-betul menyentuh masyarakat asli Papua, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi,” tegas Silwanus dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan (RAP) Otonomi Khusus (Otsus) di Lingkungan Organisasi Perangkat Daerah Papua Tengah Tahun 2025, Rabu (26/3/2025).
Fokus kedua adalah pentingnya konektivitas dan sinergi antar-SKPD. Dari 22 SKPD di Provinsi Papua Tengah, 17 SKPD menerima alokasi dana Otsus, sementara 5 SKPD lainnya tidak. Oleh sebab itu, Silwanus menekankan perlunya sinkronisasi yang kuat agar setiap program dapat saling melengkapi dan memberikan dampak maksimal.
Selanjutnya, fokus ketiga adalah percepatan pelaksanaan. Silwanus mengingatkan bahwa berdasarkan ketentuan yang berlaku, dana transfer tahap pertama dari pemerintah pusat sudah harus disalurkan pada awal April 2025. Hal ini hanya dapat tercapai jika seluruh laporan pertanggungjawaban tahun anggaran sebelumnya telah lengkap, baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.
“Kita harus bekerja cepat,” katanya. Soalnya, awal April dana transfer pertama sudah harus keluar, dengan syarat seluruh laporan pertanggungjawaban sudah selesai. Selain itu, penyesuaian rencana kerja juga harus tuntas dalam waktu dekat.
Silwanus sudah minta kepada seluruh tim agar memiliki komitmen penuh untuk menyelesaikan semua ini. “Jika perlu, kita tetap bekerja tanpa hari libur agar semua berjalan sesuai jadwal,” tegasnya lagi.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini baru beberapa daerah yang telah menyerahkan dokumen penyesuaian perencanaan, salah satunya Kabupaten Paniai. Ia akan terus mendorong daerah lain untuk segera menyelesaikan proses tersebut.
“Kami bertindak sebagai koordinator. Kami akan terus mengingatkan dan memastikan semua pihak segera memasukkan dokumen penyesuaian sesuai dengan hasil efisiensi yang diminta pemerintah pusat,” lanjutnya. Silwanus minta semua harus bergerak cepat dan bekerja sama demi kelancaran penyaluran dana Otsus dan keberlanjutan pembangunan di Papua Tengah. (Rilis/GMR)
































