NABIRE (PB.COM)–Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, mengajak seluruh anggota DPR Papua Tengah (DPRPT) yang baru dilantik untuk menjadikan lembaga ini sebagai rumah aspirasi rakyat.
Sebanyak 12 anggota DPR Papua Tengah resmi dilantik dalam Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Jabatan, Selasa (27/5/2025), di Gedung Rapat Utama DPR Papua Tengah (DPRPT), Nabire.
Momen sakral ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, yang memberikan sambutan penuh makna dan pesan strategis untuk masa depan Papua Tengah. Ia mengucapkan selamat kepada seluruh anggota DPR yang dilantik. Ia menyebut bahwa kehadiran mereka merupakan energi baru bagi demokrasi lokal di Papua Tengah.
Pelantikan ini mencakup 11 anggota DPR dari jalur pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) serta 1 anggota pengganti calon terpilih dari Partai Hanura untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Proses ini menjadi bukti nyata keberlanjutan pelaksanaan Otsus dan komitmen pemerintah terhadap representasi masyarakat asli Papua.
“Tugas ini adalah amanah rakyat yang harus dijaga dengan komitmen, kejujuran, dan pelayanan yang tulus,” ujarnya. Wagub menekankan pentingnya lembaga DPR sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada rakyat.
Dalam arahannya, Wagub Denias menitipkan tiga pesan penting kepada para anggota DPR Papua Tengah. Yang pertama, jadilah wakil rakyat yang merakyat. Artinya, anggota DPR diminta untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan rakyat, terutama mereka yang berada di pelosok.
Pesan kedua, jaga marwah lembaga. Legislatif sebagai representasi rakyat harus tampil profesional, terbuka, dan santun. “Kinerja dan etika anggota DPR akan menentukan kepercayaan publik terhadap institusi ini,” ucapnya.
Pesan terakhir, perkuat sinergi eksekutif dan legislative. Menurutnya, eksekutif dan legislatif bukan dua kubu yang berseberangan, melainkan dua tiang penyangga pembangunan Papua Tengah. “Mari kita hilangkan sekat. Pemerintah daerah dan DPR adalah mitra sejajar yang saling melengkapi demi Papua Tengah yang lebih baik,” imbaunya.
Rumah Aspirasi Rakyat
Lebih jauh, Deinas Geley mengajak seluruh anggota DPR yang baru dilantik untuk menjadikan lembaga ini sebagai rumah aspirasi rakyat. Ia berharap sinergi yang kuat akan mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di seluruh wilayah Papua Tengah.
“Jangan hanya bicara di ruang sidang. Dengarkan rakyat. Jadilah penggerak perubahan. Kehadiran saudara harus memperkuat demokrasi lokal dan memastikan bahwa setiap warga Papua Tengah ikut merasakan kemajuan,” katanya tegas.
Berikut nama-nama 12 anggota DPR Papua Tengah yang dilantik:
Jalur Otsus:
- Darinus Wonda (Puncak Jaya)
- Petrus Asso (Puncak)
- Jhon Gobai (Paniai)
- Stella Theresia Misiro (Nabire)
- Yuliana Gobay (Nabire)
- Alex Raiki (Nabire)
- Urbanus Beanal (Mimika)
- Julius Miagoni (Intan Jaya)
- Nelius Agapa (Dogiyai)
- Damiana Tekege (Deyai)
- Donatus Mote (Deyai)
Pengganti Calon Terpilih:
- Gabriel Wakerwa (Partai Hanura)
Rapat paripurna ini menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan legislatif Papua Tengah. Denias Geley mengakhiri sambutannya dengan harapan dan doa. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa membimbing setiap langkah kita dalam melayani rakyat. Papua Tengah membutuhkan kita semua. Mari kita bangun rumah besar ini bersama-sama,” ajaknya. (Rilis/GMR)









































