
Bupati Spei Yan Bidana, ST.M.Si secara simbolis menyumbangkan 1.000 buku cetak kepada mahasiswa Universitas Okmin Papua di Ruang kuliah Kampus Okmin, Jalan Iwur Kalomdol, Rabu, 4 Juni 2025.
OKSIBIL (PB.COM)—Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin) Spei Yan Bidana, ST.M.Si secara simbolis menyumbangkan 1.000 buku cetak kepada mahasiswa Universitas Okmin Papua (UOP) di Ruang kuliah Kampus Okmin, Jalan Iwur Kalomdol, Rabu, 4 Juni 2025.
Menurut Spei, buku-buku ini adalah bantuannya secara pribadi selaku pendiri UOP yang terus berkomitmen memberikan dukungan untuk program visi cerdas dan memperkuat litrasi dan referensi bagi dosen dan mahasiwa guna meningkatkan kemampuan akademik.
“Ini buku-buku tentang metode penelitian. Visi Universitas Okmin Papua adalah universitas research berbasis potensi daerah. Maka para dosen dan mahasiswa harus memiliki kemampuan menulis dari semester awal. Kali ini saya serahkan 56 buku dulu, nanti akan menyusul ke depan,” kata Spei.

Bantuan ini, kata Spei, juga untuk membangkitkan semangat belajar kepada mahasiswa UOP untuk bisa bersaing dengan kampus ternama lainnya di Papua dan Indonesia.
“Kita harus tunjukkan kepada bangsa ini bahwa kita di pedalaman juga bisa bersaing dengan kampus lain di kota. Buktinya, kita mampu launching dan terima mahasiswa dari negara tetangga Papua New Guinea. Dan kita hanya bisa bersaing, jika kita rajin membaca buku. Stop main HP terus, mahasiswa, pelajar harus banyak membaca buku karena itu gudangnya ilmu,” tegas Bupati Spei Bidana.
Menurut Spei yang juga pendiri Universitas Okmin Papua ini, para mahasiswa tidak boleh merasa rendah diri menjalani studi di kampus yang baru dan masih penuh kekurangan. Ia memastikan, lembaga ini akan menjadi cikal bakal yang bisa mengangkat harga diri generasi Okmekmin ke depan karena diisi dengan para dosen putra-putri Asli Pegubin lulusan dari luar negeri.

“Para orang tua di Pegunungan Bintang, terutama para ASN, tidak usah gengsi kuliahkan anak di sini. Dengan kuliah di sini, kita sama-sama besarkan universitas ini,” ajak Spei.
Spei menjelaskan, kehadiran Universitas Okmin Papua di wilayah Pegubin yang sangat terisolir seyogyanya demi menjawab visi Indonesia untuk melawan tantangan di era global.

“Kita orang Pegunungan Bintang harus bersyukur karena kehadiran universitas ini akan menciptakan SDM yang unggul dari pedalaman untuk Indonesia. Selain itu, selama masa kepemimpinan saya, saya akan mencetak para dokter, guru dan perawat. Ini dalam waktu dekat saya akan siapkan anak-anak untuk ambil S2 di Jawa” ujar Spei.
Pada kesempatan itu, politisi PDI Perjuangan ini juga mengajak para mahasiswa UOP yang akan menjalani wisuda agar wajib menyumbangkan buku untuk universitas.

“Jadi sejumlah buku dan kamus yang saya berikan ini supaya kalian bisa pelajari, tidah hanya fokus pada jurusan. Universitas ini pusat kajian Antropologi Melanesia, maka wajib kepada mahasiswa dan dosen harus bisa pakai Bahasa Inggris,” tuturnya.
Sebelum meninggalkan kampus dan berpisah dengan para mahasiswa, Spei menitip kata-kata motivasi tentang paradigma pendidikan. Bahwa pendidikan hari ini tidak mengenal usia, yang terpenting adalah komitmen dari diri dan semangat juang yang tinggi.
“Pendidikan juga tidak hanya berada di kota besar, tetapi juga bisa dimulai dari pedalaman ke kota seperti yang sedang kita jalani. Mari terus belajar agar Pegunungan Bintang makin maju,” tuturnya disambut tepuk tangan mahasiswa. (Aquino Ningdana/GMR)










































