
Keluarga Besar Kerukunan Nusahulawano menggelar prosesi penjemputan kepada Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan sang istri, Kristina Luluporo Mano saat Peresmian Sekretariat Relawan Nusahulawano 171 for BTM-CK, Sabtu 7 Juni 2025.
JAYAPURA (PB.COM) – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK) relative bisa dipastikan bakal meraih suara terbanyak dan menang dalam Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemiliha Gubernur (Pilgub) Papua pada 6 Agustus 2025 nanti.
Bahkan, dilihat dari perkembangan dukungan Masyarakat saat ini, meski dengan melakukan kecurangan sekalipun, relative tidak akan bisa mengalahkan pasangan Putra asli Tabi dan Saireri itu. Sebab, rekam jejak kepemimpinan yang teruji, kedekatan dengan Masyarakat serta factor emosional kekerabatan pun semua mengarah pada mereka.
Menyikapi itu, Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) menegaskan, tim nya telah menyiapkan sejumlah strategi guna mencegah terjadinya praktek kecurangan dalam Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua pada 6 Agustus 2025 nanti.
Tak hanya itu, dirinya memberikan jaminan tidak akan tinggal diam jika praktek kecurangan masih berani dilakukan. Sebab, seperti diketahui gelombang dukungan dari Masyarakat Papua kian tak terbendung untuk mendukung dirinya dan cawagub Constant Karma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.
“Tugas kita bersama untuk memberi suara, menjaga dan mengawal proses perhitungan suara itu. Kita sudah menang. Dan kali ini adalah PSU yang akan menjadi kompetisi atau pertarungan akhir. Jangan coba lagi berbuat curang. Saya akan lawan. Saya tidak akan tinggal diam lagi kali ini. Dan bukan hanya saya, seluruh Masyarakat Papua juga tidak akan tinggal diam melihat praktek kecurangan itu,” ujar BTM saat meresmikan Sekretariat Nusahulawano 171 for BTM-CK di Jayapura, Sabtu (07/06/2025).
Sebagai putra dari seorang purnawirawan polisi atau sering disebut “Anak Kolong”, BTM mengakui tidak takut ancaman apapun. Apalagi, dia juga sebagai Putra asli Tanah Tabi yang merupakan pusat provinsi Papua.
“Jangan coba lagi berbuat curang. Saya dan seluruh Masyarakat akan lawan. Kalau mau menang, jangan berbuat curang. Mari berkompetisi dengan baik. Beri Masyarakat program kerja dan prestasi, bukan malah sibuk kampanye negative dan merusak citra. Apalagi sampai berbuat curang. seperti yang pernah terjadi di Jayapura Selatan dan beberapa daerah itu, jangan coba diulangi. Ini harga diri, hak kesulungan. Saya akan lawan,” tegasnya lagi.
BTM dalam kesempatan itu juga mengingatkan seluruh Masyarakat Papua, terutama warga Nusahulawano 171, agar tetap solid dan tidak mudah terpengaruh isu menyesatkan yang terus dibangun oknum tertentu untuk menyerang dirinya dan Constant Karma, demi nafsu politik sesat.
“Ada banyak berita bohon dan hoax yang terus muncul untuk menjatuhkan saya. Itu orang yang buta mata hatinya yang tak bisa mengakui kelebihan seseorang. Manusia seperti itulah yang disebut Dungu oleh Rocky Gerung dan orang Fasik dalam Alkitab,” tuturnya.
BTM yang dikenal sebagai seorang Pamong sejati yang dididik untuk menjadi pemimpin di pemerintahan, dan telah teruji memimpin rakyat sejak masih sebagai Camat hingga Wali Kota Jayapura Dua periode, menyebut hanya seorang pamong yang tahu pemerintahan, kebutuhan, dan bagaimana memberikan pelayanan kepada Masyarakat dan membangun daerah.
“Saya seorang pamong. Pamong bukan cari kekayaan dan harta. kalau rakyat senyum dan sehat maka pamong Bahagia. Dan hanya seorang Pamong yang tahu bagaimana memulai pemerintahannya dan Dimana dia harus mengakhiri,” urainya.

Penasehat Keluarga Besar Kerukunan Nusahulawano, Abraham Aihuan memberi sambutan dan dukungan pada Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan sang istri, Kristina Luluporo Mano saat Peresmian Sekretariat Relawan Nusahulawano 171 for BTM-CK, Sabtu 7 Juni 2025.
Adapun sejumlah program dan kebijakan yang menjadi visi misi pasangan BTM-CK saat menjabat Gubernur Papua pun dia paparkan. Antara lain Kartu Sehat, Kartu Lansia, Kartu Disabilitas, Kartu Tani, dan Kartu Nelayan.
Serta pemaparan luar biasa BTM tentang bagaimana seorang pemimpin harus bisa memberi “Makan” rakyat dan negerinya.
“Makan dalam artinya memberi pelayanan dan kebijakan yang pro rakyat. Bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Infrastruktur dan bagaimana pemerintahan yang baik dan bersih. Itu harus sesuai dengan kebutuhan. Misalnya soal Puskesmas di seluruh daerah, RS yang memadai, peningkatan ekonomi kreatif, akses infrastruktur berupa jalan, jembatan, air perumahan dan lainnya. Serta tentu penempatan SDM yang sesuai dengan bidangnya dalam pemerintahan. Ini sejumlah poin penting dan utama,” papar BTM lagi.
Sebagai Doktor yang pernah mengenyam bangku Pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, berkuliah pemerintahan di Universitas Harvard selama Dua tahun, hingga belajar penanganan Bencana Alam (Disaster) di Universitas di Singapura, BTM mengaku sangat siap memimpin dan membangun Papua.
“Rakyat Jangan mau dibodohi dengan Bahasa pemimpin ini yang dipilih negara. Sebab Negara wajib mendukung. Pemimpin adalah pilihan rakyat. Jangan sampai ada oknum dengan alasan menjual negara tapi punya misi lain merampas hak rakyat. Saya sangat sedih dengan yang terjadi penambangan Nikel di Raja Ampat itu. Harusnya itu diurus baik oleh negara, bukan malah ketempat lainnya,”cetusnya.
BTM tak lupa mengingatan Tak lupa BTM dalam kesempatan itu juga mengingatkan semua keluarga KMB dan Masyarakat Papua pada umumnya, untuk wajib datang ke TPS untuk menggunakan hal pilihnya dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua yang akan digelar tanggal 6 Agustus 2025.
“Kita memang banyak. Tetapi percuma jika tidak datang ke TPS untuk menggunakan hal pilih. Sebab, jika tidak maka suara kita bisa digunakan orang tak bertanggungjawab untuk kepentingannya. Mari kita bersama, datang dan gunakan hak suara kita di TPS, serta kawal suara itu hingga kemenangan kita,” imbau BTM. (ADM)











































