Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) didampingi sang istri Kristina Luluporo Mano usai disambut dan menggelar ritual adat sebelum kampanye di kampung Kwime, distrik Arso Kota, Kabupaten Keerom, Kamis (12/06/2025).

KEEROM (PB.COM) – Ribuan Masyarakat dari berbagai elemen di kabupaten Keerom berkumpul menyatakan dukungan mereka kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK) dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua yang akan digelar pada 6 Agustus mendatang.

Pernyataan dan deklarasi dukungan itu dikemas dalam acara bertajuk Deklarasi Masyarakat Keerom Mempertahankan Kemenangan BTM CK Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Periode 2025-2030 yang berlangsung di kampung Kwime, distrik Arso Kota, Kabupaten Keerom, Kamis (12/06/2025).

Prosesi adat yang sacral dilakukan mengawali penjemputan Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) yang hadir langsung didampingi sang istri tercinta, Kristina Luluporo Mano. Tarian penjemputan hingga momen sacral pemotongan ayam sebaagai komitmen dan persembahan pada leluhur pun dilakukan oleh BTM sebelum memulai kampanye.

“Kewajiban kita semua Masyarakat adat dan Nusantara untuk memilih BTM sebagai Gubernur Papua. Sebab figure BTM adalah yang terbaik. Rekam jejak kepemimpinan dan hati yang mau melayani Masyarakat. Mari kita bersama satu hati buat BTM-CK pimpin Papua,” kata tokoh Umat Katolik di Papua, Pastor John Djonga usai memimpin doa pembukaan acara.

“Terimakasih bapak BTM sudah mau datang melihat keadaan kami disini. Hanya doa dan dukungan yang akan kami berikan. Kami siap kawal dan antar BTM-CK sebagai pemimpin kami. Bapak BTM lihat sendiri keadaan kami ini. Kami seakan tidak pernah mendapat perhatian. BTM sangat baik saat jadi Wali Kota Jayapura. Semua orang tahu itu,” ujar Kepala Suku Kwime, Bastian Nangwa menambahkan.

“Kami miskin diatas Tanah kami sendiri. Mereka bangun diatas tanah kami tapi tidak jelas dan merata. Tolong bapa BTM akan jadi Gubernur Papua melihat kami orang Keerom,” sambungnya.

Ribuan orang yang hadir tampak tak bisa menyembunyikan rasa haru dan Bahagia mereka menyaksikan langsung kehadiran tokoh pemimpin idola mereka BTM dan sang istri. Bahkan, Para kaum mama pun menitikan air mata sejak awal hingga usai acara.

“Kami semua mama-mama punya hati yang sama. BTM adalah anak kandung kami. Anak yang kami lahirkan dari Rahim kami. Anak  yang akan melihat masa tua kami dan saudara-saudaranya. Dia tidak akan meninggalkan kami. Tolong lihat mama dan saudaramu semua. Pendidikan, Kesehatan, ekonomi hingga infrastruktur. Kami percaya hanya BTM yang bisa lakukan itu. BTM anak kandung kami. Pemilik negeri Tabi. Pemilik hak kesulungan,” urai Yustina Fatagur, salah satu mama yang turut hadir.

Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) berkampanye di kampung Kwime, distrik Arso Kota, Kabupaten Keerom, Kamis (12/06/2025).

Senada Ondo Afi kampung Ubiawuk, Charles Giriara yang menyatakan sejumlah alasan mengapa harus memilih BTM sebagai Gubernur Papua.

“Saya dan kami semua siap dukung bapa BTM jadi Gubernur Papua. Kami percaya hanya BTM yang bisa membawa perubahan untuk kami semua,” tuturnya.

Puluhan dukungan dan penyerahan pernyataan sikap dari sejumlah tokoh adat, agama, Perempuan dan pemuda pun tampak dalam acara deklarasi bersama itu.

Sementara Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) dalam orasinya menyatakan, membangun Keerom adalah salah satu komitmennya saat menjadi Gubernur.

“Hari ini saya datang dan berdiri diatas Tanah saya. Tanah Tabi. Tanah yang ditempat ini juga sebagai tapal batas negara RI-PNG. Komitmen saya membangun Keerom. Dukungan yang saya terima tidak akan pernah sia-sia. Saya seorang Birokrasi, pamong praja yang sudah teruji dan melayani Masyarakat. Saya bukan ingin mencoba jadi pemimpin. Tapi ini panggilan hati saya melayani seluruh orang yang ada di Papua. Semua yang ada di Papua adalah keluarga besar,” tegasnya.

BTM menambahkan, sebagai anak Tabi pemilik negeri Papua, dirinya tidak akan pergi menjadi Gubernur di Provinsi Papua lainnya. Sebab, sangat menghargai putra asli daerah disana untuk membangun negerinya sendiri. Sehingga, menjadi Gubernur Papua adalah mutlak baginya demi membangun daerahnya.

“Papua sudah dibagi jadi Enam provinsi. Saya tak bisa jadi Gubernur di negeri lain. Saya tidak boleh ganggu hak kesulungan mereka. Sebab Masyarakat di Papua ini berdoa kapan anak negeri ini menjadi tuan di Tanah nya sendiri. Saya datang ketuk hati kita semua berjuang bersama. Kita Bukan pilih pemimpin umat. Tapi memimpin daerah yang akan Ayomi pemerintah dan rakyat dengan baik. Maka kita pilih orang yang mengerti kepemimpinan pemerintahan dan sudah teruji,” tambahnya.

“Sudah tadi sudah melewati prosesi sakral adat yang bukan sembarangan. Saya telah memotong seekor ayam putih. Siapa melawan adat dia akan hadapi maut. Tarian sakral saya genggam Tangan mereka. Saya siap memenuhi harapan seluruh Masyarakat Papua,” tegas BTM lagi.

BTM dalam kesempatan itu juga memaparkan sejumlah program kerja dan visi misinya bersama Constant Karma saat menjadi Gubernur Papua nanti. Diantaranya Pendidikan, Kesehatan, ekonomi, Infrastrukrtu dan Good Government. Selain itu sejumlah kartu pro Masyarakat yakni Kartu Sehat, Kartu Disabilitas, Kartu pencaker, Kartu Tani dan Kartu Nelayan.

“Terimakasih atas komitmen dukungan yang disampaikan. Tuhan dan leluhur diatas tanah ini pasti memberkati kita semua. Mari kita penuhi TPS dan berikan hak suara. Kita kawal bersama sampai kemenangan kita. Jangan sampai ada oknum berbuat yang tidak sesuai,” pesan BTM. (ADM)

 

 

Facebook Comments Box