
Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, SH saat melantik Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S,IP,MM dan Mus Kogoya, SE sebagai Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya Periode 2025-2030 di Ballroom Kantor Gubernur, Selasa, 17 Juni 2025.
NABIRE (PB.COM)—Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, SH mewakili Menteri Dalam Negeri resmi melantik Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S,IP,MM dan Mus Kogoya, SE sebagai Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya Periode 2025-2030.
Pelantikan yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa, 17 Juni 2025 ini digelar berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.3/2350 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya Masa Jabatan 2025–2030.
Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bentuk pengesahan terhadap hasil pilihan rakyat dalam proses demokrasi yang sah.

“Ini menandai adanya kepastian politik di daerah dan rakyat kini menanti dharma bakti saudara berdua,” ujarnya.
Menurut Gubernur Meki, sebagai pemimpin daerah, bupati dan wakil bupati adalah pelayan rakyat yang harus membela serta memperjuangkan kepentingan masyarakat, tanpa membedakan latar belakang suku maupun afiliasi politik.
“Saudara dipilih, saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus menjaga dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Itu adalah tugas kita semua,” tegasnya, mengutip pesan Presiden RI.

Gubernur Meki juga mengingatkan pentingnya merangkul semua elemen masyarakat Puncak Jaya, terlebih di tengah tantangan infrastruktur dan pendidikan yang masih menjadi pekerjaan rumah besar di wilayah tersebut.
“Hari ini sekolah terbakar, puskesmas terbakar. Bapa berdua harus pastikan kebijakan pendidikan yang tepat. Bangun sekolah bagus di Mulia, kirim anak-anak sekolah ke mana-mana, dan siapkan generasi Puncak Jaya lima tahun ke depan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan tiga poin penting sebagai arahan untuk pemerintahan yang baru. Pertama, Meningkatkan Disiplin ASN. ASN harus menjadi mitra utama dalam mendukung visi Bupati dan Wakil Bupati untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kedua, Menjaga Stabilitas Daerah: Bangun komunikasi efektif dengan Forkopimda agar keamanan dan ketertiban di wilayah tetap kondusif.

“Dan ketiga, Pengelolaan Anggaran yang Efisien. Fokuskan APBD untuk program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Kurangi belanja perjalanan dinas dan rapat-rapat di luar kantor yang tidak produktif,” kata Nawipa.
Upacara pelantikan ini turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah dr. Silwanus Soemoele, Sp.OG(K),MH.Kes, jajaran Forkopimda Papua Tengah, Kapolda Papua Tengah, Dandrem, Ketua DPR Papua Tengah, dan DPRK Puncak Jaya. (Abeth You/Gusty Masan Raya)






























