Calon Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Constant Karma saat kampanye tatap muka terbatas bersama masyarakat Pulau Numfor, Jumat (18/07/2025)

NUMFOR, BIAK (PB.COM) – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK) siap memprioritaskan pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Utara yang merupakan wilayah adat Saireri dalam seratus hari kerja pertama mereka saat memimpin Papua nanti.

‎Seperti diketahui, Ada tujuh Wilayah Adat di Tanah Papua, dan sudah ada Enam Provinsi yang berdiri berdasarkan pembagian wilayah adat itu. Yakni wilayah adat Anim Ha menjadi Provinsi Papua Selatan, wilayah adat La Pago menjadi Provinsi Papua Pegunungan, wilayah adat Mee Pago menjadi Provinsi Papua Tengah, wilayah adat Domberai menjadi Provinsi Papua Barat, wilayah adat Domberai menjadi Provinsi Papua Barat Daya. Sementara dua wilayah adat lainnya yakni Tabi dan Saireri masih ada dalam Provinsi Papua induk.

“Dan sudah menjadi prioritas kami BTM-CK untuk pembentukan DOB Papua Utara Calon Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Constant Karma memastikan bakal memprioritaskan pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Utara untuk wilayah adat Saireri. Supaya lengkap sudah Tujuh Wilayah adat di Tanah Papua dengan provinsi masing-masing,” kata Constant Karma saat orasi dalam pertemuan tatap muka terbatas bersama masyarakat di Pulau Numfor, Jumat (18/07/2025).

Calon Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Constant Karma didampingi sang istri, Regina Rumbiak menyapa sejumlah pedagang usai kampanye tatap muka terbatas bersama masyarakat Pulau Numfor, Jumat (18/07/2025)

Dia meyakini, dengan hadirnya provinsi Papua Utara kelak, akan menjawab sejumlah problem Pembangunan di wilayah Adat Saireri. Sebab, pemimpin yang berasal dari wilayah itu, pasti lebih memahami dan mengerti apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat dan daerahnya.

Dikemukakan Constant Karma, Pemekaran daerah bertujuan memperpendek rentang kendali pelayanan kepada masyarakat, agar pemerintah lebih fokus pada pelayanan pada warganya.

‎”BTM-CK sangat berkomitmen untuk terjadinya DOB Papua Utara ini. Maka jangan ragu untuk memilih pemimpin yang sudah teruji dan mengerti dan memberi solusi bagi kebutuhan rakyat. Ingat tanggal 6 Agustus nanti, kita semua wajib ke TPS dan menggunakan hak pilih, menconblos nomor 1, BTM-CK,” ujar Constant Karma disambut teriakan setuju ratusan warga Pulau Numfor yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Constant Karma juga memaparkan sejumlah program prioritas pasangan BTM-CK yang akan dilakukan saat menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

Diantaranya peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, infrastruktur dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Tak lupa program Sejumlah Kartu Papua yang akan menjadi prorgam utama lainnya, yakni Kartu Papua Sehat, Kartu Lansia, Kartu Disabilitas, Kartu Pencaker, Kartu Tani dan Kartu Nelayan.

‎”Secara khusus di Pulau Numfor, kami akan fokus perbaikan infrastruktur jalan, listrik dan air. Serta peningkatan ekonomi masyarakat, terutama mama-mama pedagang dan pengembangan potensi lainnya yang melimpah di Numfor, semisal Kopra dan potensi perikanan,” pungkas Constant Karma. (ADM)

Facebook Comments Box