Penyerahan laptop sebagai cenderamata dari Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH kepada 9 siswa Paskibra yang kemarin bertugas di Papua Tengah utusan Kabupaten Mimika.

TIMIKA (PB.COM) – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH memberikan cenderamata laptop kepada 9 siswa-siswa anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Merah Putih Provinsi Papua Tengah utusan Kabupaten Mimika,  Selasa (9/9/2025) di Timika.

Kepada siswa anggota Paskibra pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI, 17 Agustus lalu, Gubernur Meki Nawipa berharap, laptop itu bisa menjadi alat untuk anak-anak pakai dengan baik, bisa bermanfaat dan mengantar mereka menjadi orang sukses. Ia juga mengingatkan agar tidak menggunakan laptop tersebut untuk hal-hal yang tidak benar, yang bisa menjerumuskan anak-anak ke dalam jurang. “Biarlah laptop ini saya kasih dipakai untuk hal-hal yang baik saja,” ujarnya.

Gubernur Meki mengungkapkan, di pemerintahannya, ia akan bebaskan pendidikan anak-anak Papua Tengan dengan beasiswa. Demikian pula di bisnisnya sendiri, ia sedang siapkan dana untuk membiayai anak-anak Papua yang ayahnya sudah tidak ada atau ibunya sudah tidak ada, dan tidak bisa sekolah. Jadi selain bantuan dari Pemprov Papua Tengah, ia juga mau sumbangkan sendiri untuk orang Papua. “Kita bersatu dan hidup ini bisa berdampak bagi banyak orang,” katanya.

Kepada peserta festival budaya, Gubernur Meki juga sudah janjikan laptop. Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memang memberikan uang, tetapi ia mengaku lebih bermanfaat memberikan mereka laptop atau sepatu untuk ke depan mereka bisa gunakan.

“Mereka ada 200 orang. Ada sekitar 41 anak Papua, ada bapaknya tidak ada mamanya, ada yang mamanya ada tetapi bapaknya tidak ada, dan ada 11 anak Papua yag ikut festival kemarin tidak punya bapak dan tidak punya mama,” sebut Gubernur Meki. Untuk anak-anak ini, ia berjanji akan mencari sponsor untuk mendukung mereka bisa sukses ke depan.

Sesuai dengan janjinya, lanjut Gubernur Meki, kalau anaknya sekolah di Amerika, maka masyarakat juga sekolah di Amerika. Kalau anaknya sekolah di Jakarta maka masyarakat juga sekolah di Jakarta. Kalau anaknya sekolah di Papua Tengah maka masyarakat juga sekolah di Papua Tengah. Semuanya seimbang dan sama.

“Saya pesan kepada anak-anak sekalian, yang kelas 2 SMA ini, masa depan masih panjang. Pakai kesempatan ini dengan baik. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari. Kamu sekolah baik-baik untuk sukses ke depan. Tanya orang lain kalau tidak tahu,” lanjut Gubernur Meki. Ia juga berpesan dengan sebuah ilustrasi, jangan memikirkan juara tetapi menyelesaikan pertandingan untuk menuju ke arah yang sempurna.

Salah satu siswa mewakili 9 anggota Paskibraka, pada kesempatan itu berterima kasih atas pemberian Gubernur Meki. “Kami berterima kasih kepada bapak gubernur sudah memberikan kami laptop sebagai alat buat kami belajar. Kiranya Tuhan memberkati bapak, kiranya apa yang bapak berikan sebagai ucapan terima kasih kepada kami bisa menjadi berkat bagi kami,” katanya. (Gusty Masan Raya/Abeth You)

Facebook Comments Box