
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat memberikan penghargaan kepada Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli dalam acara Gebyar Pendidikan Nonformal-Informal (PNFI) dan Perayaan Hari Aksara Internasional (HAI) 2025 di Kompleks Kemendikdasmen Jakarta, Jumat (26/9/2025).
JAKARTA (PB.COM) – Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, terpilih menjadi salah satu dari Empat daerah di Indonesia yang sukses dan meraih penghargaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Atas Dedikasi dan peran aktifnya dalam percepatan penurunan angka buta aksara.
Penghargaan tersebut diberikan secara langsung Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat kepada Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli dalam acara Gebyar Pendidikan Nonformal-Informal (PNFI) dan Perayaan Hari Aksara Internasional (HAI) 2025 di Kompleks Kemendikdasmen Jakarta, Jumat (26/9/2025).
Adapun Empat Daerah di Indonesia yang meraih penghargaan tersebut yakni, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kabupaten, Landak Kalimantan Barat dan Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Prestasi tersebut sangat membanggakan, mengingat wilayah yang luas dan kondisi wilayah serta alam Kabupaten Yahukimo yang sulit dijangkau. Ini bisa menjadi bukti dan penyemangat bagi daerah lain di Tanah Papua, meski wilayah yang sulit tak menghambat komitmen menyukseskan Pembangunan dan pelayanan kepada Masyarakat.
Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli yang diwawancarai usai menerima penghargaan tersebut mengaku bersyukur daerahnya terpilih menjadi salah satu kabupaten yang sukses menjalankan tugas dan program menurunkan angka buta aksara secara nasional.
Dia menjelaskan, pihaknya bisa menerima penghargaan ini karena memang sejak awal kepeminpinannya di Kabupaten Yahukimo bersama Wakil Bupati Esau Miram, sudah langsug fokus pada program kerja Yahukimo Cerdas, Yahukimo Sehat dan Yahukimo Mandiri.
“Dan ini salah satu penghargaan secara nasunal yang dinilai dan diberikan oleh Kementerian Pendidikan untuk apa yang kami kerjakan di Yahukimo, baik Pendidikan formal dan non formal,” urainya.

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli bersama Forkompimda usai menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Atas Dedikasi dan peran aktifnya dalam percepatan penurunan angka buta aksara. Yahukimo menjadi satu-satunya daerah di Tanah Papua yang sukses menerima penghargaan tersebut.
Diakui Didimus Yahuli, program penurunan angka buta aksara lebih pada non formal. Dengan demikian pemerintah daerah terus kolaborasi dengan sejumlah pihak diantaranya LSM, PKK, GMP, hingga program Literasi dengan perpustakaan. Sehingga hasilnya bisa luar biasa dan memperoleh apresiasi dari Pemerintah Pusat.
“Ini semakin memberi semangat kami untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045 nanti, orang Yahukimo semua tidak ada lagi yang buta huruf, tetapi semua tahu baca, tahu menulis dan tahu menghitung, tetapi juga kualitas hidup yang lebih baik lagi,” urai Didimus.
Disinggung target waktu penuntasan buta aksara disana, Bupati Didimus Yahuli tak menampik jika luas wilayah kami dan Tingkat kesulitan yang tinggi membuat mereka terkadang sulit menetapkan target waktu dimaksud.
“Kami tetap komitmen untuk hal ini. Setidaknya Masyarakat dari usia 15-50 tahun di interval itu kami bisa ajarkan mereka. Tentu dengan meggandeng Yayasan dan lainnya. Tak sampai disitu saja, kami juga bakal memprogramkan Pendidikan untuk memperoleh ijazah Paket A,B dan C. Sehingga orang Indonesia di Yahukimo tidak ada lagi yang ketinggalan,” pungkas Didimus Yahuli. (ADM)







































