Bupati Pegubin Spei Yan Bidana didampingi Kepala Dinas PUPR Pegubin Herman Sampe dan stafnya saat meninjau pembangunan jalan dan jembatan, Rabu, 15 Oktober 2025.

OKSIBIL (PB.COM)Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin), Spei Yan Bidana, ST,M.Si terus berkomitmen untuk membuka isolasi daerah di wilayah pemerintahannya demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebagai salah satu kabupaten yang terisolir tanpa terhubung jalan darat dengan kabupaten lainnya di Tanah Papua, Pegubin menjadi daerah yang tertinggal. Harga barang-barang dan semua kebutuhan pokok sangatlah mahal akibat tingginya biaya angkutan udara.

“Kemarin saya baru monitor jaringan jalan dan jembatan Oksibil-Waropko. Kami targetkan 2027 sudah selesai. Saat ini jembatan Kali Biru sudah 95 persen selesai, sementara satu jembatan di Dewok sudah rampung dibangun Balai Merauke. Tinggal tahun 2026 mulai pengerjaan Jembatan Digul II,” kata Bupati Spei Bidana, Jumat, 17 Oktober 2025.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum, terutama Wamen Ibu Diana Kusumastuti, beberapa kali pertemuan itu sudah ditindaklanjuti. Rencana tahun ini multiyears jadi akan dikerjakan peningkatan aspal 20 kilometer melewati Jembatan Kali Biru dan Jembatan Digul,” tambahnya.

Menurut Bupati Spei, jika jalan darat dari Oksibil menuju Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel ini sudah terhubung, ia yakin akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebutuhan material pembangunan seperti semen, besi, baja, bahan bakar minyak, hingga sembako bisa dipasok dari Merauke melalui jalan darat.

Sementara dari Pegubin, material batu dan pasir juga bisa dijual ke Papua Selatan, baik Boven Digoel maupun Merauke.

“Nah saat ini Distrik Iwur jadi sentra koneksi ke sejumlah arah, baik ke Papua induk, Papua Selatan, Papua New Guinea, maupun Yahukimo-Papua Pegunungan. Iwur bisa kita kembangkan jadi pusat industri. Terutama industri minyak. Ada potensi minyak di Dewok yang sangat besar sesuai hasil survei,” tegas Bupati.

Untuk diketahui, Jembatan Digul I yang diresmikan Bupati Spei Bidana pada 1 Maret 2024 lalu, menghubungkan jalur bagian Timur yakni Iwur-Tarup-Papua New Guinea (PNG). Kemudian, ke wilayah Selatan menghubungkan Iwur-Dewok-Boven Digoel, di Barat menghubungkan Iwur-Kawor-Awinbon, dan ke arah Utara menghubungkan Iwur-Kalomdol-Oksibil. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box