Kampus Universitas Okmin Papua (UOP) yang terletak di Kampng Esipding, Distrik Serambakon yang sedang dikebut pembangunannya. Gambar diambil Kamis, 16 Oktober 2025.

OKSIBIL (PB.COM)Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin), Spei Yan Bidana, ST,M,Si, Kamis, 16 Oktober 2025 meninjau Kampus Universitas Okmin Papua (UOP) yang terletak di Kampng Esipding, Distrik Serambakon.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penyelesaian pembangunan fisik di lembaga pendidikan tinggi pertama di Pegubin yang didirikannya itu, guna dilaporkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta dan menjadwalkan peresmian dalam waktu dekat.

“Saya kunjung lihat finalisasi pekerjaan fisik tahap pertama untuk dilaporkan ke Kementerian PU melalui Ibu Wamen PU supaya dipersiapkan untuk dilakukan peresmian. Pekerjaannya sudah 96 persen, tinggal drainase dan jaringan listrik. Kita berharap paling lambat November sudah bisa diresmikan oleh Menteri PU atau Menteri Pendidikan,” kata Bupati Pegubin Spei Yan Bidana, Jumat, 17 Oktober 2025.

 

Menurut Spei Bidana, dibangunnnya kampus Universitas Okmin Papua oleh Kementerian PU adalah bukti kehadiran negara di beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab letak kampusnya ini berada di perbatasan langsung Papua New Guinea (PNG).

Perjuangan Spei Bidana sebagai salah satu pendiri yang berbuah hasil, menunjukkan komitmen negara untuk membangun Sumber Daya Manusia di wilayah perbatasan, terisolir, dan terluar.

“Kami sedang dorong pembangunan PLBN di Tarup, sedang komunikasi dengan bupati dan Gubenur Western Province di PNG supaya ke depan mahasiswa masuk ke sini lebih mudah. Jadi kampus Universitas Okmin Papua ini tidak hanya menjadi wahana meningkatkan sumber daya manusia tetapi juga media pertukaran budaya kedua negara. Untuk itu pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PU,” kata mantan Kepala Bappeda Pegubin ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Pegubin Herman Sampe, ST meminta pihak ketiga berkomitmen menyelesaikan finishing pekerjaan pembangunan tahap pertama ini.

“Laporan dari pihak ketiga bahwa ada bahan materil yang harus didatangkan dari Surabaya menuju Jayapura lalu ke Oksibil. Kami berharap bulan ini tersisa dua minggu ke depan, harus diselesaikan agar kampus ini segera diresmikan,” tegas Herman.

Universitas Okmin Papua resmi berdiri tepat di hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 344/E/O/2021 tertanggal 17 Agustus 2021 tentang Izin Pendirian Universitas Okmin Papua yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Okmin Papua.

Pembangunan kampus di Esipding yang dilakukan sejak 2023 menggunakan dana dari Kementerian PUPR senilai Rp 60 milyar. Semua ini berkat lobi Bupati Pegunungan Bintang yang berkomitmen menjadikan Universitas Okmin Papua menjangkau pelayanan pendidikan hingga ke Papua New Guinea. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box