Bupati Yahukimo Didimus Yahuli disambut warga saat tiba distrik Hogio guna kembali meresmikan dua gedung baru Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), masing-masing untuk Distrik Hogio dan Distrik Uka, Pada Jumat (14/11/2025).
Bupati Yahukimo Didimus Yahuli disambut warga saat tiba distrik Hogio guna kembali meresmikan dua gedung baru Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), masing-masing untuk Distrik Hogio dan Distrik Uka, Pada Jumat (14/11/2025).

DEKAI (PB.COM) –  Topografi ekstrem dan tingkat keterisolasian yang tinggi, tak menyurutkan Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk terus mengambil langkah progresif untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Pada Jumat (14/11/2025), Bupati Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Didimus Yahuli, kembali meresmikan dua gedung baru Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), masing-masing untuk Distrik Hogio dan Distrik Uka.
Acara peresmian dipusatkan di Distrik Hogio, mengingat kondisi Distrik Uka yang hingga kini relative masih terisolir.

Rombongan Bupati yang terbang dari Dekai menggunakan pesawat kecil milik Adventis disambut dengan sukacita oleh masyarakat Hogio dan Uka yang telah menanti sejak pagi. Sorak sukacita, tarian penyambutan, serta arak-arakan menuju lokasi pembangunan menjadi bukti kuat bahwa masyarakat sangat menantikan kehadiran fasilitas kesehatan yang lebih layak dan dekat dari tempat tinggal mereka.

Setibanya di Hogio, Bupati Didimus Yahuli melakukan prosesi penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita sebagai tanda resmi beroperasinya Puskesmas Hogio dan Puskesmas Uka.

Bupati Yahukimo Didimus menandatangani prasasti tanda peresmian dua gedung baru Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), masing-masing untuk Distrik Hogio dan Distrik Uka, Pada Jumat (14/11/2025).

Kepada wartawan, Didimus mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Ia menegaskan bahwa kedua Puskesmas tersebut dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024, dan menjadi bagian penting dari upaya menutup kesenjangan akses kesehatan di wilayah pedalaman Yahukimo.

“Kami laksanakan pembangunan kedua Puskesmas itu di distrik Hogio karena distrik Uka memang hingga kini masih terisolir, tidak ada lapangan perintis maupun jalan darat. Sehingga pendeta, masyarakat, dan kepala Puskesmas Uka berkumpul dan berdoa di lokasi Puskesmas yang kami bangun di Hogio. Dari sinilah kami resmikan secara simbolis,” jelas Didimus.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Didimus Yahuli menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan di Yahukimo kini telah mencapai titik penting.

“Dengan demikian, secara resmi masyarakat Yahukimo punya Puskesmas sudah banyak. Tinggal delapan Puskesmas lagi yang harus dibangun, dan kami sementara mengajukan permintaan ke Pemerintah Pusat melalui DAK agar seluruh distrik di Yahukimo memiliki Puskesmas.” Paparnya.

Didimus Yahuli tak menampik jika pemerataan fasilitas kesehatan sudah berada di tahap akhir, meski tantangan lapangan terutama akses geografis tetap menjadi hambatan utama.

Bangunan Sudah Ada, Fasilitas Belum Lengkap: Ajakan Berkolaborasi

Bupati Didimus juga menyampaikan keprihatinan bahwa meskipun bangunan Puskesmas telah berdiri, fasilitas medis, perabotan, dan peralatan operasional belum dilengkapi sepenuhnya.

“Kita harus berkolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat agar bisa sinergi menolong masyarakat kita di pedalaman ini, dengan kesehatan mereka yang lebih baik,” ajaknya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik hanyalah langkah awal. Pemenuhan tenaga kesehatan, ketersediaan obat-obatan, alat medis, serta sistem rujukan yang efektif masih menjadi pekerjaan penting yang harus diselesaikan bersama.

Antusiasme Masyarakat: Tanda Kerinduan Akan Kehadiran Negara

Bupati Yahukimo Didimus menggunting pita tanda peresmian dua gedung baru Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), masing-masing untuk Distrik Hogio dan Distrik Uka, Pada Jumat (14/11/2025).

Selama berlangsungnya acara, masyarakat Distrik Hogio dan Uka menunjukkan sambutan luar biasa. Bupati Didimus mengaku sangat terharu melihat antusiasme masyarakat.

“Saya sangat bersyukur bisa masuk ke sana dan kembali lagi ke Dekai dengan pesawat Adventis. Sambutan masyarakat sangat luar biasa, penuh antusias hingga acara bisa berlangsung dengan baik,” kata dia.

Dalam pesannya, Bupati juga menegaskan bahwa keberadaan tenaga medis akan menjadi ujung tombak pelayanan.
“Harapan saya, kepala Puskesmas dan para tenaga medis tetap ada di sana untuk menolong orang,” pungkasnya.

Kabupaten Yahukimo diketahui merupakan daerah dengan wilayah administratif paling luas sekaligus jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Papua Pegunungan, bahkan di Tanah Papua.

Kabupaten ini punya 56 Distrik dan 511 kampung dengan topografi pegunungan yang ekstrem, mayoritas wilayah hanya dapat dijangkau menggunakan pesawat kecil berbadan ringan. (ADM)

 

Facebook Comments Box