Tim Penanggulangan Penyakit Sosial Masyarakat (PEKAT) Pegunungan Bintang foto bersama para guru dan pelajar SMP Negeri 1 Oksibil, Jumat, 14 November 2025 usai kegiatan sosialisasi bahaya penyakit sosial masyarakat.

OKSIBIL (PB.COM)—Tim Penanggulangan Penyakit Sosial Masyarakat (PEKAT) Pegunungan Bintang (Pegubin) meminta para pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK di wilayah itu untuk menjauhi narkoba jenis ganja, minuman keras (miras), judi dan praktik seks bebas.

Pesan itu disampaikan saat kegiatan sosialisasi bahaya penyakit sosial masyarakat kepada para pelajar SMP Negeri 1 Oksibil, Jumat, 14 November 2025. Giat ini dilakukan  sejak Pkl. 06.30 WIT dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Polisi Pamong Praja (Kesbangpol PP) Pegubin, Kalep Alimdam, S.IP.,M.KP serta dihadiri sejumlah anggota Tim PEKAT dari TNI, Polri, dan DPRK Pegubin.

Koordinator PEKAT Pegubin yang juga Kepala Kesbangpol PP, Kalep Alimdam saat menyampaikan sambutan.

“Kami minta adik-adik sekalian jauhi yang namanya ganja, minuman keras, judi dan melakukan seks bebas. Ini semua akan merusak masa depan kalian. Fokus kalian adalah belajar karena kalian adalah calon pemimpin daerah ke depan,” kata Koordinator PEKAT Pegubin, Kalep Alimdam dalam sambutannya.

Menurut Kalep, Pemerintah Kabupaten Pegubin di bawah kepemimpinan Bupati Spei Yan Bidana ST,M.Si dan Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP berkomitmen untuk membersihkan semua penyakit sosial ini dari Kota Oksibil dan sekitarnya. Sebab dampaknya sudah sampai ke tingkat pelajar SMP dan SMA/SMK.

“Tingkat konsumsi ganja di Pegunungan Bintang ini sangat tinggi dan sudah banyak adik-adik pelajar jadi pemakai ganja. Padahal ganja ini sangat berbahaya, merusakkan otak dan sistem saraf dan berujung melakukan tindakan kekerasan atau kriminal. Adik-adik di SMP Negeri Oksibil tidak boleh ya pakai ganja,” tegasnya

Danpos Kopasgat Bandara Oksibil, Kapten Pas Achmad Rifai S.Tr.(Han) mengatakan, Tim PEKAT menginginkan para pelajar Pegubin menjadi generasi emas di masa depan, yang bisa melanjutkan pendidikan menjadi guru, dosen, dokter, perawat, TNI, Polri, pilot, atau pemain sepak bola profesional.

“Karena itu, jauhilah rokok, miras, narkoba, judi dan seks bebas bila mana adik-adik ingin menjadi orang sukses ke depannya. Gapailah cita-citamu dengan cara ikuti perintah orang tua, sayangi keluarga, dan buatlah bangga orangtua. Kemudian, hormatilah dan taatlah kepada bapak ibu guru yang mengajar di sekolah. Sebab jasa mereka yang akan membuat kalian sukses,” tegas Achmad.

Menurut Achamd, di Oksibil sudah dibangun Universitas Okmin Papua. Hal ini tentu memberi kemudahan bagi para pelajar di Pegubin untuk melanjutkan kuliah, selain keinginan untuk melanjutkan pendidikan di universitas besar seperti UGM, ITB, Atmajaya atau Uncen.

“Kalau adik-adik bersungguh-sungguh dalam studi dan berprestasi, sudah pasti pemerintah daerah akan berikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke depannya,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRK Pegubin, Dedenip Jefrin Singpanki, ST yang juga anggota Tim PEKAT mengatakan, pihaknya akan turun ke semua sekolah SMP dan SMA/SMK di Distrik Oksibil, Serambakon dan Kalomdol untuk melakukan sosialiasi serupa agar tumbuh kesadaran sejak dini.

“Terutama yang paling kita khawatirkan itu ganja, ini anak-anak pelajar SMP dan SMA sudah jadi pemakai di Oksibil. Karena itu, kami juga minta para guru dan orang tua harus melakukan pengawasan terhadap anak-anak pelajar agar tidak sampai terjerumus dalam ganja, miras, judi dan seks bebas,” kata Dedenip.

Dedenip juga mengapresiasi kekompakan Tim PEKAT dari semua unsur yang rutin melakukan razia dan sosilisasi terhadap aneka bentuk penyakit sosial. Hal ini menunjukkan tekad dan komitmen yang kuat agar Pegubin, khususnya Kota Oksibil dan beberapa distrik di sekitarnya bisa bersih.

“Karena semua penyakit sosial ini sangat merugikan masyarakat, baik dari sisi materi, fisik maupun mental. Tanah ini diberkati oleh Injil, kita harus jauhkan dari semua hal itu. Jika masih ada yang berani melanggar pasti akan ditindak tegas,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti dengan penuh antusiasme oleh para siswa SMP Negeri 1 Oksibil. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala ke depannya demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari pengaruh negatif. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box