
Bupati Puncak Elvis Tabuni didampingi Forkompinda Kabupaten Puncak dan sejumlah pimpinan OPD saat menyerahkan secara simbolis bantuan beras dan minyak goreng kepada masyarakat di Kota Ilaga, Kamis, 22 Januari 2026.
ILAGA (PB.COM)— Pemerintah Kabupaten Puncak secara resmi menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat Puncak untuk Tahap I Tahun 2026 yang berlangsung di Gudang Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak, Kota Ilaga, Kamis, 22 Januari 2026.
Bupati Puncak Elvis Tabuni, SE,MM disaksikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Puncak dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah, hadir langsung menyerahkan bantuan itu secara simbolis.

“Atas nama seluruh rakyat Kabupaten Puncak, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sudah mengeluarkan kebijakan untuk memberikan bantuan pangan. Kali ini bantuannya berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng dua liter kepada masyarakat Puncak, terima kasih banyak bapak Presiden,” kata Bupati Elvis Tabuni.
Menurut Elvis, kendati selalu menerima bantuan beras dari Pemerintah Pusat, masyarakat Puncak tidak boleh meninggalkan tradisi berkebun untuk menanam pangan lokal seperti ubi dan sayur-sayuran yang kaya nutrisi. Apalagi tanah Puncak sangatlah subur.

“Saya minta masyarakat tidak boleh bergantung pada bantuan beras, apalagi dalam distribusi sering terkendala karena medan pegunungan. Beras ini tidak bisa kita tanam di sini, sehingga saya harap masyarakat tetap tanam berkebun tanam ubi, keladi, betatas atau sayur. Ke depan, masyarakat yang buka kebun dan rajin menanam akan bantu dan beli hasilnya sehingga ekonomi di sini berkembang,” ujar Elvis.
Politisi Gerindra ini juga menegaskan, untuk tahun 2026 ini, Pemkab Puncak melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak akan membangun gudang penyimpanan beras di Distrik Ilaga sehingga tidak mudah rusak.

“Kita akan bangun Gudang di Ilaga tahun ini. Tahun mendatang akan kita bangun di Beoga, Dorvos, Doufo, Wangbe, Eramakawia, dan Bina dengan meyesuaikan dengan anggaran yang ada,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak Otto Alom menjelaskan, jumlah beras dan minyak goreng yang disalurkan untuk tahap I bagi 25 distrik sebanyak 20 ton. Sementara minyak goreng sebanyak 128,364 liter. Semuanya akan disalurkan secara merata.

“Dalam penyaluran tahap satu ini, bantuan ini juga akan disalurkan juga ke pihak gereja, dimana satu gereja mendapatkan 75 karung beras, serta minyak goreng 12 karton demi mencukupi kebutuhan pangan lokal,” kata Ott0.
Yendira Tabuni, warga Distrik Gome selaku salah satu penerima manfaat dari bantuan itu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabbowo dan Bupati Elvis. Sebab program bantuan beras yang rutin disalurkan sangat membantu memenuhi kebutuhan makan mereka sehari-hari.

“Selama ini, kami kesulitan jika membeli di kios sangat mahal. Harga beras 10 Kg di Ilaga mencapai Rp 400 ribu, sedangkan minyak goreng 2 liter harganya Rp 120 ribu. Saya berharap program ini terus dijalankan ke depan karena sangat membantu kami,” ujar Yendira. (Diskominfo Puncak/GMR)



































