
Wakil Bupati Pegunungan Bintang Arnold Nam saat tiba di Bandara Batom, Senin, 17 Maret 2026.
OKSIBIL (PB.COM)—Wakil Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang (Wabup Pegubin), Arnold Nam, S.AP secara langsung memberikan bantuan berupa 21 sak semen kepada Jemaat Berkat Batom, Klasis Okhika Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah V Pegunungan Bintang
Bantuan yang diserahkan Wabup Arnold pada Senin, 17 Maret 2026 ini akan digunakan untuk merenovasi gedung gereja yang sebagian bagian sudah roboh dan membutuhkan penanganan segera.

Gedung Gereja Berkat di Batom.
Kunjungan kerja Wabup Arnold ke lokasi di daerah perbatasan tersebut disambut meriah oleh sejumlah unsur masyarakat, termasuk guru-guru, tenaga kesehatan, anggota TNI-POLRI, dan warga setempat.
Arnold tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga secara langsung meninjau kondisi fisik gedung gereja yang saat ini berada dalam keadaan tidak layak digunakan secara optimal.
“Gedung gereja bagian depan sudah ambruk total, temboknya jatuh dan saat ini hanya ditutupi dengan papan sementara untuk melanjutkan kegiatan ibadah. Saya melihat dulu melalui foto, tapi merasa perlu datang langsung untuk melihat kondisi secara langsung agar kita bisa bersama-sama merencanakan langkah selanjutnya,” ujar Arnold dalam sambutannya.

Menurut Wabup Arnold, tindakan pemberian bantuan kepada jemaat bukan hal baru baginya. Sebagai kader Gereja Injili di Indonesia (GIDI), ia telah beberapa kali memberikan dukungan kepada berbagai jemaat di wilayah Pegubin, baik dalam bentuk material maupun dukungan teknis.
“Ini bukan hanya sebagai wujud kepedulian pribadi, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan spiritual yang menjadi pondasi kehidupan masyarakat kita,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Jemaat Berkat Batom mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap dengan adanya bantuan ini, renovasi gedung gereja bisa segera dimulai dan kembali menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi seluruh jemaat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan mental spiritual jemaat, sekaligus memperkuat hubungan sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang. (Aquino Ningdana/GMR)








































