Yeri Murib

NABIRE (PB.COM) – Mewakili ribuan warga masyarakat Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya yang berdomisili di Puncak, Puncak Jaya dan Nabire secara, Yeri Murib mengirimkan surat pernyataan terima kasih kepada Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Nawipa, SH dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si., atas kebijakan membebaskan seluruh biaya pendidikan mulai jenjang SMP, SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi.

Yeri Murib menyebut kebijakan biaya pendidikan gratis tersebut sebagai “mujizat dan jawaban doa bertahun‑tahun”. Selama ini ia melihat biaya pendidikan kerap menjadi hambatan bagi anak‑anak yang tinggal di pegunungan, lembah, maupun wilayah pesisir untuk melanjutkan pendidikan.

“Banyak keluarga terpaksa menjual tanah, ternak, atau hasil kebun hanya demi memenuhi kebutuhan sekolah anak. Tapi kini, situasi berubah total. Masyarakat mencatat tiga dampak nyata yang dirasakan langsung,” kata Yeri Murib dalam surat tersebut.

Orang tua merasa lega dan tenang, beban pengeluaran pendidikan hilang sama sekali. Semangat belajar anak‑anak meningkat tajam dari wilayah Bina, Sinak, Mulia, Ilaga hingga seluruh pelosok Nabire yang didiami oleh sukunya. Keinginan bersekolah tumbuh luas.

“Tokoh masyarakat dan tokoh agama bersukacita melihat terbukanya jalan lahirnya generasi pemimpin, guru, tenaga kesehatan dan pendidik yang berilmu sekaligus takut akan Tuhan,” katanya.

Mengutip Kiitab Amsal 19:17, Yeri mengatakan, kebijakan ini bukan sekadar program pemerintahan, melainkan investasi kekekalan. Sebagai balasan tanggung jawab, mereka pun menyampaikan tiga janji tegas di hadapan Tuhan dan pemimpin daerah.

Di antaranya menyekolahkan seluruh anak usia 12–25 tahun, memastikan tak ada satu pun yang tertinggal di rumah. Menjaga, merawat dan melestarikan gedung sekolah, buku, serta seluruh fasilitas pendidikan yang telah disediakan pemerintah.

“Mendoakan setiap hari agar Gubernur, Wakil Gubernur dan seluruh jajaran pemerintahan senantiasa sehat, panjang umur, dan diberi hikmat dalam memimpin Papua Tengah. “Kebijakan ini adalah investasi sorga untuk selamatkan generasi Papua Tengah,” katanya.

Ucapan terima kasih ini menjadi bukti nyata dampak positif kebijakan anggaran pendidikan Rp77,851 miliar yang terus digalakkan pemerintah provinsi, menjadikan akses ilmu pengetahuan milik bersama tanpa sekat jarak, medan, maupun kemampuan ekonomi. (Gusty Masan Raya/Rilis)

Facebook Comments Box