
Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal, SE didampingi Plt. Sekretaris Daerah Nenu Tabuni, S.Sos saat menyerahkan bantuan bahan makanan kepada pengungsi di Distrik Ilaga, Rabu, 28 Mei 2025.
ILAGA (PB.COM)—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak, Provinsi Papua Tengah bergerak cepat menyalurkan bahan makanan (bama) kepada warga sipil yang mengungsi akibat kondisi keamanan yang tidak kondusif sepekan terakhir.
Bantuan ini disalurkan langsung Pemkab Puncak di tujuh (7) titik pengungsian di seputaran Distrik Ilaga dan Distrik Gome, Rabu, 28 Mei 2025. Penyaluran bantuan dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Puncak Naftali Akawal, SE, didampingi Plt. Sekretaris Daerah Nenu Tabuni, S.Sos dan Dandim 1717/Puncak Letkol Inf. Himawan Adj. Sutanto, S.IP.

“Sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan, kami selaku pemerintah daerah hadir memberikan bantuan bahan makanan ini kepada masyarakat di beberapa titik, yaitu 3 titik di Distrik Ilaga dan 4 titik di Distrik Gome. Semoga apa yang kami salurkan hari ini dapat membantu para pengungsi saat ini,” kata Wabup Naftali Akawal.
Menurut Naftali, masyarakat harus mengamankan diri terlebih dulu dengan tetap berada di dalam Kota Ilaga sampai keadaan benar-benar kembali kondusif. Gangguan keamanan ini tentu tak diinginkan siapapun. Dan pemerintah, kata Naftali, akan bisa membangun Puncak semakin maju ke depan, jika aspek keamanan selalu terjaga.

“Kami minta masyarakat harus tetap di dalam Kota Ilaga, tetap jaga keamanan, dan juga selalu jaga kesehatan. Kami selaku pemerintah daerah tetap memantau dan berkoordinasi dengan aparat keamanan sampai keadaan aman, barulah masyarakat kembali ke kampung masing-masing,” tegas Naftali.
Sementara itu, Plt. Sekda Puncak Nenu Tabuni menambahkan, penyaluran bantuan bahan makanan ini merupakan bentuk tanggap darurat Pemkab Puncak bagi para masyarakat yang mengungsi akibat konflik.

“Hari ini pemerintah bekerjasama dan berkoordinasi dengan Pak Dandim dan Pak Kapolres Puncak untuk datang ke setiap titik pengungsian guna sama-sama memberikan bantuan secara simbolis apa adanya,” tutur Nenu.
“Kemudian bantuan selanjutnya sesuai dengan ketentuan, nanti akan diadakan oleh Dinas Sosial dan Dinas Penanggulangan Bencana Daerah. Kami sudah arahkan kedua OPD ini untuk berangkat ke Timika guna pengadaan bama. Jika bama sudah siap di Ilaga maka akan kami bagikan,” tambahnya.
Menurut Nenu, Pemkab Puncak melalui Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030 akan fokus membangun masyarakat di berbagai sektor. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat dapat membantu pemerintah untuk menjaga wilayah ini tetap aman.
“Pihak dari manapun dating menggangu, atau masuk ke tempat warga. Kami minta warga segera lapor kepada aparat keamanan supaya kita bisa arahkan mereka segera meninggalkan tempat ini. Karena kita ini mau membangun, butuh situasi yang aman,” pesan Nenu Tabuni.
Nenu menyayangkan, di tengah kondisi isolasi geografis yang tinggi akibat ketiadaan akses jalan darat dari kabupaten lain menuju Puncak, semua pihak harusnya mendukung pemerintah daerah dengan menjaga keamanan agar semua program pembangunan berjalan lancar.
“Kita semua tentu berharap, kondisi keamanan kembali pulih. Kita akan koordinasi dengan aparat jika sudah aman, kita siap mengembalikan para pengungsi ke tempat tinggal masing-masing. Masyarakan harus tinggal dengan aman, nyaman, tidak ada gangguan, tidak stress, tidak trauma,” tegas Nenu Tabuni.
Dalam penyaluran bantuan itu, adapun jenis bantuan bama yang diberikan yakni 16 karung beras kemasan 50 Kg, 33 karung beras kemasan 15 Kg, 55 karung beras kemasan 10 Kg, 20 karung beras kemasan 5 Kg, 25 karton mie instan, 45 karton air mineral, dan 4 buah tenda.
Berdasarkan data dari Dinas Sosial Kabupaten Puncak, sekitar 13.000 jiwa yang mengungsi tersebar di beberapa titik lokasi pengungsian. Di distrik Ilaga, ada tiga lokasi pengungsian yakni Jalan Kimak depan kediaman Kadis Sosial, Kenegame (depan kediaman Kadis BPBD), dan Jalan Moko Kampung Ilambet.

Di distrik Gome, titik pengungsian berada di depan Pos Satgas Distrik Gome, depan gereja Jerusalem, dan depan Gereja Katolik. Sementara di Distrik Omukia terdapat di Tanjakan Lapar, Kampung Kibogolome.
Ikut hadir dalam penyerahan bantuan ini, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Puncak, Pjs. Kasdim 1717/Puncak Mayor Inf. Inra Surya, S.Pd, Kabag Ops Polres Puncak AKP Yulius Harikatang, Kasat Samapta Polres Puncak Iptu Iskandar Muis, SE, Kapolsek Ilaga Ipda Tete Sunardi, dan para personal gabungan TNI/Polri. (Diskominfo Puncak/GMR)







































