Foto bersama Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dengan para pengurus dan relawan Solidaritas Muda Papua untuk BTM-CK usai acara deklarasi

JAYAPURA (PB.COM) – Sejumlah pengurus inti Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Papua, yang kerap dikenal sebagai partainya anak muda, kini secara terang-terangan berbalik arah dan mendukung Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK) sebagai Gubernur dan Wakil gubernur Papua dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan digelar pada 6 Agustus mendatang.

Hal itu terlihat jelas dengan kehadiran Wakil Ketua PSI Papua, Amoye Pekei bersama sejumlah pengurus dan ratusan anak muda dari sejumlah komunitas yang tinggal di Kota Jayapura dan sekitarnya,  memadati kediaman Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), Senin (21/06/2025) petang.

Kehadiran mereka dengan solid memberikan deklarasi dukungan dalam wadah yang mereka namakan Relawan Solidaritas Muda Papua untuk BTM-CK dengan mengusung tema Anak Muda Bersuara, Bertindak, Berbudaya untuk BTM-CK.

Diketahui, partai dengan Ketua Umum Kaesang yang adalah putra mantan Presiden Jokowi yang memang dekat dengan kaum muda itu sebelumnya mendukung pasangan MDF-Aryoko.

Selaku Ketua Relawan Solidaritas Muda Papua untuk BTM-CK, Amoye Pekei saat didaulat membacakan deklarasi menyatakan,

anak muda sepenuhnya mendukung visi misi BTM-CK karena paling bisa membawa perubahan dan membawa kemajuan generasi muda.

“Pemuda Papua siap suseskan program unggulan dan akan terus menyuarakan visi misi Papua Maju, Mandiri dan berbudaya pada masyarakat terutama anak muda melalui sejumlah kerja nyata dan platform.

Demi Papua yang lebih baik maju mandiri dan berbudaya,” tegasnya.

Sementara Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) dalam sambutannya mengapresiasi dukungan anak muda yang disebutnya sebagai generasi muda Papua yang luar biasa dengan sejumlah kreativitasnya.

“Sebelumnya dari Partai Nasdem yang mendukung dengan membentuk Relawan Gerakan  Perubahan atau Gapura.  Saya sangat bersyukur Hari ini PSI Papua dengan relawan Solidaritas Muda Papua. Ini sangat luar biasa,” tuturnya.

BTM berujar, momen berkumpulnya pemuda iti bukan sekedar seremonial dan sekedar deklarasi saja, akan tetapi momentum ketika api semangat pemuda Papua dinyalakan kembali.

“Kita sepakat bahwa momen ini bukan hanya  sekedar dukung BTM-Ck semata,  tetapi momen pemuda ambil peran dalam membangun daerah dengan latar komunitas, ide dan kreatifitas anak muda.

Saya bangga berada ditengah kalian. Anak muda yang tidak tunggu komando tapi ambil langkah tegas menuju perubahan,” urainya.

Diakui BTM, saat ini lebih dari 65 persen penduduk Papua adalah kelompok usia produktif yang merupakan  Bonus demografi. Tapi juga,  adalah tantangan besar jika generasi ini tidak diberi dukungan ruang untuk berkarya, maka Papua tidak akan maju.

“Saya percaya masa depan Papua tidak akan dibangun dari menara gading tetapi dari besecamp komunitas kecil Pemuda yang penuh ide besar. Komitmen kami jika terpilih adalah merawat komunitas muda dengan cara kami,” tegasnya.

BTM menambahkan, wujud perhatian dan komitmen mereka pada kaum muda Papua kelak, yakni siap alokasikan 1 persen anggaran Provinsi Papua untuk sejumlah kegiatan  komunitas pemuda.

Diantaranya akan buat program akselerasi dan anak muda paham digital,  UMKM pemuda,  pelatihan berbasis komunitas. Hingga Hibah buat komunitas pemuda.

Kemudian menghadirkan kartu pemuda produktif alias KP3. Dan akan ada jadwal rutin turun langsung ke komunitas pemuda

“Pesan saya, Kalian adalah generasi yang tak lagi tunduk pada politik uang, tetapi generasi yang tahu bahwa baliho tak cukup jelaskan program. Generasi yang haus keadilan dan cerdas  membaca arah zaman.Kita tidak sedang hanya pilih pemimpin tapi kita sedang memilih arah sejarah Papua,” urai BTM disambut rius sepakat para pemuda yang hadir.

“Maka tunjukan bahwa anak Muda Papua bisa berkarya tanpa harus pergi dari Tanahnya  Tunjukan bahwa Papua bisa jadi pusat kreativitas di Timur indonesia dan panggung musik, pusat produk lokal, teknologi digital hingga seni budaya.

Dari rumah ini kita menyalakan Api Papua. Kita tidak sedang mulai kampanye tapi sedang membangkitkan gerakan solidaritas anak muda untuk Papua.

Gerakan cinta tanah sendiri bukan sekedar kritik tapi kerja nyata. Gerakan yang merawat harapan dan menolak dilupakan,” sambung BTM.

BTM juga mengaku siap berdiri bersama pemuda Papua.

“Jika Tuhan ijinkan BTM-CK pimpin Papua, maka saya akan berdiri bersama kalian.  Berjalan bersama dan membuka pintu untuk semua gagasan kalian.  Saya akan merawat komunitas pemuda Papua  dengan cara saya. Karena saya lahir di Tanah saya ini. Tanah Tabi yang penuh susu dan air madu sehinga banyak yang datang bersama bangun Tanah ini. Bukan hanya lewat program. Tapi dengan cara saya. Lewat keberpihakan nyata,” jelas BTM seraya bertutur bahwa dirinya sangat terbuka kritik saran dan tak pernah laporkan mereka mereka yang menghinanya, tetapi selalu mengampuni.

Tak lupa BTM juga meminta bantuan para pemuda menjadi agen perubahan dalam masyarakat,  dan membantu meluruskan soal keberpihakan atau Affirmasi yang diatur dalam UU Otsus Papua untuk menjadi tuan di Tanahnya sendiri.

“Jangan putarbalikkan itu. Saya tak pakai politik identitas. Saya bicara anak Tabi karena identitas saya adalah anak asli Tabi.  Itu jati diri saya . Apakah salah saya ingin menjadi Gubenur dan Tuan di Tanah sendiri.  Itu diatur dalam UU Otsus,” pungkasnya.

Ketua Relawan Solidaritas Muda Papua untuk BTM-CK, Amoye Pekei didampingi Jubir BTM, Asmirah

Ketua Relawan Solidaritas Muda Papua, Amoye Pekei kepada wartawan menjelaskan, kehadiran mereka

membuka gambaran bahwa ada dukungan seluruh lapisan anak muda pada BTM-CK. Alasannya antara lain karena ada kesamaan visi membangun Papua. Dan BTM adalah figur terbaik pimpin Papua saat ini. Lahir dari pengalaman panjang dengan banyak prestasi dalam bidang pemerintahan.

“Kemudian alasannya bahwa saat ini Papua butuh pemimpin yang merakyat, punya kasih rangkul semua, responsif dan bisa mengerti keinginan masyarakat.

Belum saatnya Papua punya pemimpin dari latar belakang militer. Jangan sampai ciptakan ruang konflik. Dan pemuda Siap kawal proses pemilu, galang dukungan memgawasi agar prosesnya benar dan lahirkan pemimpin yang berkualitas,” papar Amoye Pekei yang mengaku bersyukur dengan kehadiran ratusan pemuda yang diluar ekspektasinya.

Dirinya juga sepakat bahwa dukungan pemuda pada BTM Bukan sekedar ingin memilih pemimpin, tetapi mereka ikut menentukan tonggak arah sejarah di Papua.

BTM mengunjungi dan membeli roti bakar yang dikelola anak muda Papua

Usai seremoni acara deklarasi penuh suasana santai dan kekeluargaan yang turut diisi sejumlah musisi Papua diantaranya grup musik rapper Anadok, BTM menyempatkan diri melihat langsung dan membeli roti dan kopi dari UMKM yang dikelola anak muda Papua.

Yakni Roti Bakar Yame alias Yang Anak muda Eksekusi yang dikelola Ferdinand dan Lapak Kopi Terpikat yang dikelola Tije Fakdawer.

“Ini sangat luar biasa  Saya bangga anak muda Papua kini punya kreativitas yang sangat positif,” tutur BTM. (ADM).

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box