
Para pelajar di Oksibil saat mengikuti kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba Miras dan Penyakit Sosial di SMP YPPK Bintang Timur, Oksibil, Senin, 23 Februari 2026 di SMP YPPK Bintang Timur, Oksibil.
OKSIBIL (PB.COM)—Para pelajar di Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), baik itu tingkat SMP maupun SMA/SMK diminta fokus belajar dan menjauhi minuman keras (miras) dan narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) yang bisa membunuh masa depannya.
Permintaan itu disampaikan Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana, ST,M,Si dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Polisi Pamong Praja (Kesbangpol PP) Pegubin, Kalep Alimdam, S.IP.,M.KP pada kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba Miras dan Penyakit Sosial di SMP YPPK Bintang Timur, Oksibil, Senin, 23 Februari 2026 di SMP YPPK Bintang Timur, Oksibil.

Menurut Bupati Spei, para pelajar adalah generasi penerus, calon pemimpin daerah, gereja, dan bangsa negara. Oleh sebab itu, mereka harus dijaga dan dilindungi dari berbagai ancaman sosial yang dapat merusak masa depan kalian.
“Minuman keras dan narkoba bukan hanya merusak kesehatan tubuh, tetapi juga merusak masa depan. Banyak anak muda yang kehilangan cita-cita, putus sekolah, bahkan terlibat tindak kriminal karena pengaruh miras dan narkoba. Selain itu, penyakit sosial lainnya seperti pergaulan bebas, kekerasan, dan kenakalan remaja juga dapat menghancurkan kehidupan generasi muda,” kata Bupati Spei.

Ia menegaskan, Pemerintah Daerah Pegubin sangat serius dalam upaya pencegahan dan penanggulangan peredaran miras dan narkoba serta penyakit sosial lainya. Namun upaya pemerintah tidak akan berhasil tanpa dukungan dari sekolah/para guru, gereja, orang tua, dan terutama dari kalian sendiri sebagai generasi muda.
“Saya minta, kalian harus berani berkata tidak pada miras dan narkoba. Jangan mudah terpengaruh oleh ajakan teman. Jangan coba-coba, karena sekali mencoba bisa menjadi kebiasaan yang sulit dihentikan. Jagalah diri kalian, hormati orang tua, hormatilah guru-gurumu dan fokuslah pada pendidikan,” ujarnya.

Sekolah, kata Spei, adalah tempat membangun masa depan. Gunakan waktu kalian untuk belajar, berprestasi, dan mengembangkan bakat. Jadilah kebanggaan keluarga dan daerah. Pegunungan bintang membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, beriman, dan bebas dari pengaruh penyakit sosial.
Ia juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus melakukan pengawasan, pembinaan, dan pendekatan yang penuh kasih kepada anak-anak. Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, saya berharap anak-anak sekalian semakin memahami bahaya miras, narkoba, dan penyakit sosial lainnya, serta memiliki komitmen untuk menjauhinya demi masa depan yang lebih baik,” tuturnya. (Gusty Masan Raya)






























