Amerika Terus Monitor Masalah Freeport

Gubernur Lukas saat bersama Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr
Gubernur Lukas saat bersama Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr

JAYAPURA (PB) : Pemerintah Amerika Serikat terus memantau permasalahan yang terjadi saat ini ditubuh perusahaan tambang asal negaranya PT Freeport Indonesia. Dimana saat ini masih tarik ulur terkait kontrak karya dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK)

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr  mengakui pihaknya terus melakukan pemantauan dan mendorong pihak Pemerintah Indonesia dan juga perusahaan milik pengusaha besar Mc Moran itu untuk terus membuka komunikasi bersama, sehingga bisa mencapai  kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak.

“Pak Jokowi menyebutkan ini sebagai win-win solution dan saya sangat setuju dengan ini. Karena ini akan memberikan sinyal kepada investor asing di masa yang akan datang yang ingin berinvestasi di Indonesia dan ini akan menunjukkan Indonesia memiliki daya saing tingkat global,”terangnya singkat kepada pers usai melakukan pertemuan tertutup bersama Gubernur Papua Lukas Enembe dan Sekda Papua Herry Dosinaen, Selasa (07/03/2017) di Swisbell Hotel Jayapura.

Seperti diketahui Duta Besar Donovan yang baru menduduki jabatannya selama tiga bulan di era Pemerintahan Presiden Donald Trump mengawali kunjungan kerjanya selama 4 hari di Tanah Papua yang merupakan kunjungan perdananya paska dirinya menyerahkan surat Kepercayaan Kepada Presiden Joko Widodo di bulan Januari tahun ini.

Selama di Jayapura Duta Besar yang datang bersama Direktur Misi Badan Pembangunan Internasional Amerika (USAID), Erin McKee,   mengaku dirinya perlu belajar banyak tentang Indonesia. Termasuk juga perlu banyak belajar mengenai Papua.

“Pak Gubernur berbaik hati sekali beliau menjelaskan kepada saya tentang kondisi Papua dan juga prioritas beliau dalam pembangunan di bidang ekonomi,”akunya.

Selama berada di Jayapura ibukota Provinsi Papua, Dubes Donovan berencana akan bertemu dengan sejumlah tokoh LSM dan perwakilan  warga Papua yang pernah mengambil studi di Amerika Serikat dan telah kembali ke Papua.

Donovan  juga selama berada di Jayapura sebagian besar kegiatannya dilakukan untuk mengunjungi program – program USAID di bidang lingkungan hidup seperti penebangan hutan secara illegal dan juga kekerasan berbasis gender.

Mantan relawan Peace Corps di Seoul, Korea Selatan serta Penasihat Kebijakan Luar Negeri untuk  pemimpin Kepala Staf Gabungan di Pentagon tahun 2012 – 2014 itu, selanjutnya akan ke Sorong dan Raja Ampat di Papua Barat. (Admin)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *