Sidak, Sekda Hery Sebut Stok Bapok dan Harga  Relatif Stabil  

Sekda Papua TEA Hery Dosinaen, S.IP, M.KP didampingi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Joko Supratikto, Kepala Dinas Perdagangan Papua Max ME Olua, SSos, MSi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Ir Eddy Robert Purwoko dan Kepala Satpol Provinsi Papua AKBP Alex Korwa, usai Sidak di sejumlah lokasi antara lain, Hypermart Tanah Hitam Pasar Central Hamadi dan Gudang Bulog di Santa Rosa, Selasa (20/6).

JAYAPURA (PB) : Pemerintah Provinsi (Pemprov)  menggelar  Inspeksi Mendadak (Sidak)  ke  sejumlah lokasi.   Walaupun  secara umum stok Bahan Pokok (Bapok) masih mencukupi dan harganya pun  relatif  stabil, untuk memenuhi kebutuhan warga menjelang Hari Raya Udul Fitri.

Namun demikian,  masih ditemukan beberapa persoalan yang bakal ditindaklanjuti.

Demikian disampaikan Sekda Papua TEA Hery Dosinaen, S.IP, M.KP didampingi Kepala Bank Indonesia  Perwakilan Papua  Joko Supratikto, Kepala Dinas Perdagangan Papua Max ME Olua, SSos, MSi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua  Ir Eddy Robert Purwoko dan  Kepala Satpol Provinsi Papua  AKBP Alex Korwa, usai Sidak di sejumlah lokasi antara lain,  Hypermart Tanah Hitam  Pasar Central Hamadi dan Gudang Bulog di Santa Rosa, Selasa (20/6).

Turut hadir dalam Sidak kali ini masing-masing  SKPD terkait di lingkungan Pemprov Papua, Bank Indonesia, Pertamina dan Pelindo.

Menurut Sekda, pihaknya telah menurunkan Tim untuk  memonitoring harga di pasaran, bahwa  harga relatif stabil. Jika ada perbedaan hargapun tak terlalu signifikan.

Hanya saja, kata Sekda, Pelindo menyampaikan ada kendala, karena alat bongkar muat  atau crane yang biasa digunakan untuk memindahkan 10-15 kontainer, per hari, sementara mengalami kerusakan, sehingga hanya mampu mengangkat 7-10 kontainer, per hari.

Bawang Putih Langka

Sekda juga menyoroti kelangkaan bawang putih yang terjadi beberapa waktu lalu, karena itu, pihaknya mengimbau  distributor maupun penjual,  agar tak  melakukan penimbunan barang.

Untuk bawang merah ketika Sidak di Hypermart Tanah Hitam, pihaknya mendapati harga bawang merah lokal mencapai 65.000 per kg, sedangkan di Pasar  Central Hamadi  Rp  40.000-45.000 per kg. Sedangkan  harga cabe masih stabil. “Kami juga Bulog keluarkan semua barang, untuk menstabilkan harga di pasaran,”  terang Sekda.

Sementara itu, Joko Supratikto mengutarakan, harga bawang putih  beberpa  waktu lalu mengalami kenaikan hingga Rp 100.000 per kg. Oleh  karena itu,  Satgas Pangan dan Bulog   mendatangkan stok bawang putih dari Surabaya, untun  menstabilkan harga.(Acel/PB)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *