R Ham Pagawak: Mamteng Kabupaten Sangat Aman di Pegunungan Tengah

Bupati Mamberamo Tengah R Ham Pagawak bersama Wakil Bupati Yonas Kinelak (kiri).

KOBAKMA (PB) – Bupati Mamberamo Tengah R Ham Pagawak mengatakan, kabupaten yang dipimpinnya itu sejak berdiri tahun 2008 lalu hingga saat ini, merupakan salah satu kabupaten di Pegunungan Tengah Papua yang sangat aman.

Hal ini karena kesadaran dari masyarakat Mamberamo Tengah sangat tinggi. “Mereka sadar kehadiran kabupaten adalah untuk membangun diri mereka sendiri sehingga mereka menjaga kabupaten ini dengan mendukung semua program pemerintah dan juga melaksanakan program pemerintah,” kata dia kepada pers di Kota Kobakma, belum lama ini.

Kata Ham lagi, saat ini kehadiran pemerintah di kabupaten yang berjuluk Blue City, salah satu buktinya adalah negara ada di tempat ini. Kedua, banyak proses pembangunan terjadi melalui pemerintah pusat, provinsi dan juga kabupaten. “Ini bukti daripada kehadiran pemerintah di Tanah Papua pada umumnya dan lebih khusus di Kabupaten Mamberamo Tengah,” kata Ham.

Di berbagai bidang seperti  bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan juga kesejahteraan masyarakat bisa melihat di usia 72 tahun Indoensia Merdeka, banyak kemajuan dan perhatian serta program yang sudah dibuat pemerintah pusat melalui Presiden Joko Widodo.

“Kami bisa lihat hari ini masyarakat Mamberamo Tengah merayakan dan ini merupakan bagian daripada mereka mengakui negara ini ada,” tuturnya.

Untuk itu dirinya memberikan pesan kepada masyarakat Mamteng bahwa dengan perhatian yang begitu besar dari pemerintah pusat, ini menandakan bahwa pemerintah terus melihat dan akan terus membantu melalui bantuan dana DAU, DAK dan lainnya. Sehingga masyarakat juga harus siap dalam menyambut program yang dibuat pemerintah pusat maupun kabupaten.

“Pesan saya juga masyarakat harus lebih siap dalam menghadapi program pemerintah maupun tantangan. Selain ada program yang pemerintah turunkan. Banyak tantangan yang akan dihadapi oleh kita di Mamteng maupun Papua dan juga di negara ini,” ucapnya.

Sebab saat ini pengaruh dari luar juga sudah masuk seperti pengaruh ISIS dan lainnya. Ini pengaruh kepada masyarakat dan menjadi tantangan akan organisasi yang ingin mengganggu kedaulatan Republik Indonesia. (YMF)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *