Kapolda dan Pangdam Hadiri Acara Adat Bakar Batu Masyarakat Kabupaten Puncak

– Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab menghadiri acara adat bakar batu yang dilaksanakan oleh masyarakat Kabupaten Puncak, Senin (20/72020).

JAYAPURA (PB.COM) – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab menghadiri acara adat bakar batu yang dilaksanakan oleh masyarakat Kabupaten Puncak, Senin (20/72020) pukul 16.00 WIT.

Kapolda Papua dalam kesempatannya mengatakan, Kabupaten Puncak bisa diumpamakan sebagai rumah dan di dalam rumah ada kamar-kamar. “Kamar itu adalah kami TNI-Polri yang selalu melengkapi setiap kabupaten. Jadi harapan saya semua masyarakat menerima kehadiran kami TNI-Polri di Kabupaten Puncak Ilaga, sehingga kita sama-sama menjaga rumah ini dalam artian Kabupaten Puncak agar tetap selalu bersih, terjaga, terawat dan terus membangun di Kabupaten Puncak,” terangnya.

Waterpauw melanjutkan, kemarin memang pemuda dari Kabupaten Puncak belum ada yang jadi anggota, tetapi saat ini pemuda dari Kabupaten Puncak Jaya sudah ada 3 orang yang bergabung di Kepolisan. “Nanti mereka pada Agustus memasuki pendidikan, yang berikutnya kami akan bantu jika ada pemuda dari Kabupaten Puncak,” katanya.

“Pesan saya kepada orang tua agar sekolahkan anak-anak yang ada di Kabupaten Puncak agar menjadi generasi emas asal Kabupaten Puncak,” tambahnya.

Sementara itu, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dalam kesempatannya menyampaikan, ia telah mendengar masukan dari tokoh masyarakat yang mengijinkan pembangunan Mako Kodim. “Keinginan masyarakat kami akan ikuti, yang dibangun hanya Mako Kodim dan Rumah Dinas,” ujarnya.

Ia berterimakasih atas ijin dan kerelaan masyarakat untuk pembangunan Mako Kodim. Ia juga berjanji akan membangun ekonomi dan pembangunan di Distrik Gome.  Ia melihat banyak anak muda di Ilaga yang mempunyai postur tubuh ideal dan setelah masa SMA akan direkrut menjadi anggota TNI maupun Polri jika ada yang berminat.

“Dengan adanya Kodim tujuannya untuk membantu keluh kesah masyarakat Kampung Gome baik itu bidang kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Ke depan jika ada keluhan agar berkoordinasi dan komunikasikan dengan Bapak Dandim atau Kapolres karena beliau-beliau yang mengetahui kondisi wilayahnya,” jelas Pangdam Asaribab.

Ia menegaskan, tujuan adanya Kodim ini bukan untuk membuat operasi, tapi adanya Kodim ini untuk membantu masyarakat di Kampung Gome. Sama halnya dengan Polres yang selalu membantu masyarakat.

Tokoh masyarakat Gome, Elvis Tabuni dalam kesempatannya berharap agar Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih lebih memudahkan seleksi TNI-Polri untuk putra-putri asli Kabupaten Puncak. Supaya ke depan generasi muda Kabupaten Puncak diberi kesempatan untuk mengabdi kepada Negara, agar bisa membantu mengamankan keamanan di Kabupaten Puncak.

Bupati Kabupaten Puncak, Wellem Wandik pada kesempatan itu berharap, aparat TNI-Polri tidak mengejar atau menghukum masyarakat jika tidak ada pelanggaran yang dibuat. “Jadi mari kita bersama-sama menjaga Kamtibmas di Kabupaten Puncak ini agar tetap aman dan kondusif,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan yakni  Ketua DPRD Kabupaten Puncak, Pejabat Utama Polda Papua, Pejabat Utama Kodam XVII/Cenderawasih, Kapolres Puncak, Dandim Kabupaten Puncak, Danrem 173/Praja Vira Baja, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Puncak, Tim Penggerak PKK Kabupaten Puncak dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Puncak. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *