Softball Putra PON: DKI Jakarta Ngamuk, Tuan Rumah Jadi Korban

Pitcher Softball DKI Jakarta melakukan lemparan saat laga menghadapi Papua di Stadion Baseball dan Softball Agus Kafiar Universitas Cenderawasih, Jumat (24/09/2021)

JAYAPURA—Tim Softball Putra DKI Jakarta benar-benar tampil superior di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua. DKI secara beruntun sukses meraih kemenangan ketiganya, kali ini Papua menjadi korban DKI setelah menang secar dramatis dengan skor 5-6 di Stadion Baseball dan Softball Agus Kafiar Universitas Cenderawasih, Jumat (24/09/2021).

Pertandingan kedua tim berjalan sangat sengit, bahkan DKI butuh inning tambahan (inning 8) untuk bisa menghentikan permainan tuan rumah.

Inning pertama, DKI memulai memimpin permainan setelah berhasil meraih 1 poin. Di inning 2, giliran Papua yang memimpin permainan dengan skor 2-1. Masuk pada inning 3 kedua tim saling adu strategi dan sama-sama gagal menambah poin.

Kemudian pada inning 4, Papua sebenarnya di atas angin usai menambah 1 poin dan memimpin skor menjadi 3-1. Papua memiliki kans besar untuk menutup pertandingan setelah inning 5 dan 6 skor masih 3-1 untuk Papua.

Bahkan pada inning 7A, Papua sempat menambah 1 poin dan merubah skor menjadi 4-1. Petaka justru menghampiri Papua di inning 7B, merasa sudah medang, DKI justru memanfaatkan peluang dan menciptakan 3 poin untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Pertandingan kemudian dilanjutkan pada inning tambahan, pada inning 8, DKI kembali menambah 2 poin dan menutup kemenangan dengan skor 5-6, sementara Papua hanya mampu meraup 1 poin.

Kemenangan ini kian membuat DKI nyaman di puncak klasemen sementara. Kemudian Papua baru mengantongi satu hasil kemenangan dari dua pertandingan yang sudah dilakoni. Papua masih memiliki peluang untuk melaju ke babak page system bila mampu memaksimalkan 4 pertadingan sisa.

Pelatih kepala Softball Putra DKI, Rafly Mustafa mengatakan bahwa Papua bukan lawan yang mudah mereka kalahkan. Menurut Rafly, untungnya para pemainnya bisa memanfaatkan peluang pada inning-inning terakhir.

“Papua tim yang bagus, kami berharap kembali bisa berjumpa dengan Papua di partai final,” ungkap Rafly kepada wartawan usai pertandingan.

Menurut Rafly, meski berada di puncak klasemen, tidak membuat mereka jumawa. Sebab masih ada 3 pertandingan sisa penyisihan grup masih bisa mengubah posisi mereka saat ini.

“Pertandingan besok atau lusa merupakan pertandingan berat bagi kita. Termasuk menghadapi Sulawesi Tenggara dan Banten. Keduanya tim masih berat,” ujar Rafly.

Sementara itu, pelatih Softball Putra Papua, Ulysses Meija mengaku bahwa atletnya kehilangan konsentrasi pada inning akhir yang membuat mereka sering melakukan kesalahan (error).

“Awal inning sudah bagus, tapi inning akhir pemain merasa sudah menang dan memberikan kesempatan kepada tim DKI. Akhirnya DKI mengambil kesempatan itu untuk menang,” ucap Ulysses.

Pelatih asal Filipina itu juga mengaku, atletnya tidak tampil begitu baik karena minimnya laga uji coba yang mereka jalani selama persiapaan. Tapi ia tetap optimis bisa memberikan kemenangan bagi Papua di laga selanjutnya untuk mematok babak page system. (Gusty/Humas PB PON XX Papua)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.