Aloysius Giyai Minta Dinkes Pegubin Lakukan Kebijakan Inovatif dan Spesifik

Plt. Sekda Pegunungan Bintang, drg. Aloysius Giyai, M.Kes

 

OKSIBIL (PB.COM)— Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), drg. Alysius Giyai, M.Kes meminta Dinas Kesehatan setempat untuk kreatif dan inovatif mendesain kebijakan pembangungan dan pelayanan kesehatan yang spesifik sepanjang 2022-2024 untuk melayani kesehatan masyarakat di 277 kampung dan 33 Puskesmas di wilayah itu.

“Kita tinggal di kabupaten perbatasan. Tentu ada tantangan dan kesulitan yang besar dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ada keunikan tersendiri. Karena itu, Dinas Kesehatan harus antisiapasi segala permasalahannya dengan gebrakan kebijakan pelayanan kesehatan yang spesifik dan cocok dengan kondisi masyarakat,” kata Aloysius Giyai saat menutup Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Bintang di Gedung Serba Guna Gereja Baptis Oksibil, Jumat, 3 Juni 2022.

Para peserta Rakerkesda Pegubin yang hadir.

 

Menurut Aloysius yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua ini, Dinkes Pegubin, Puskesmas dan semua instansi atau lembaga yang bergerak di bidang kesehatan harus fokus menangani masalah kesehatan di kampung-kampung. Di antaranya, bagaimana menyusun kebijakan kesehatan di Pegubin yang tepat sasaran sesuai karakteristik geografis dan budaya.

“Kebijakan yang inovatif, yang spesifik di bidang kesehatan saya yakin mampu mengatasi persoalan kesehatan di Pegubin. Saya juga berharap, melalui Rakerkesda ini, semua pihak saling mendengarkan, saling menyampaikan semua persoalan kesehatan di seluruh wilayah. Saya minta khusus kepada para tenaga medis sebagai ujung tombak pelayanan, teruslah bekerja dan mencintai profesi di tempat tugas masing-masing,” ujar Aloysius.

Aloysius juga berharap agar Dinkes dan seluruh Puskemas di Pegubin terus meningkatkan sinkronisasi program dan melakukan update data pelayanan sehingga setiap tahun dievaluasi. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang baik bias dipenuhi dari waktu ke waktu.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Rakerkesda Pegubin, M. Iriyanto Pawika, AMKL.SE mengatakan, di masa kepemimpinan Bupati Spei Yan Bidana, ST.M.Si, Dinkes Pegubin menggelar kegiatan ini guna sinkronisasi kerja dengan 33 Puskesmas.

Ketua Panitia Pelaksana Rakerkesda Pegubin, M. Iriyanto Pawika, AMKL.SE

“Dengan demikian, terbangun komunikasi kerja yang baik agar ke depan sudah tidak ada lagi saling menyalahkan. Melalui Rakerkesda ini, kami bisa saling memotivasi antara dinas kesehatan dan Puskesmas. Kepercayaan yang diberikan oleh bapak kepala dinas untuk mendorong dengan baik terjadi sinkronisasi kesuksesan dan pencapaian strategis  program kerja sesuai dengan standar pelayanan kesehatan dengan Permenkes/No 4/2019,” ujar Iriyanto kepada media.

Rakerkesda Dinas Kesehatan Pegubin bertema Singkronisasi Program Kerja Kesehatan Guna Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan Tahun 2022-2024 itu juga dihadiri Dinas Kesehatan Provinsi dan Forkopimda Pegubin, di antaranya, Asisten I Setda Pegubin dan Bappeda Pegubin.

Giat Rakeskeda yang berlangsung 2-3 Juni 2022 ini menghadirkan peserta para kepala/perwakilan 33 Puskesmas di Pegubin dan sejumlah mitra kesehatan, seperti Palang Merah Indonesia (PMI). Peserta tampak antusias mendengarkan materi dan arahan yang disampaikan. (Aquino Ningdana).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.