Bupati Spei Yan Bidana, ST,M.Si dan Uskup Jayapura Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You, Pr saat kunjungan di Paroki Oklip, Pegunungan Bintang dan hendak bertolak menuju Paroki Abmisibil, Jumat, 2 Juni 2023.

JAYAPURA (PB.COM)—Bunyi dentang lonceng menggema dari atas bukit. Sejak pagi hari, satu persatu umat mulai berdatangan memenuhi halaman gereja kecil berdinding kayu itu.

Mereka berjalan kaki menuruni lembah, melewati kali dan menapaki bukit. Hujan baru saja reda. Kabut pelan-pelan menyibakkan wajah perbukitan di sekeliling Kampung Oktem yang tampak menjulang tinggi. Udara sangat dingin.

Uskup Yan You memberi berkat saat tiba di Bandara Oklip, Rabu, 31 Mei 2023.

Di seberang Bandara Oklip, asap api telah mengepul tinggi. Sebagian ibu dan pemuda sejak subuh telah gerak cepat menyiapkan bakar batu (barapen) merayakan pesta kunjungan perdana Uskup Jayapura, Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You, Pr.

Hari itu, Kamis, 1 Juni 2023. Sesuai jadwal, uskup pertama Orang Asli Papua itu menggelar misa perdana bersama umat. Uskup Yan telah tiba Sejak Rabu, 31 Mei 2023 di paroki itu. Didampingi Pastor Dekan Dekenat Pegunungan Bintang, RD Imanuel James Kossay, Pr, Uskup Yan tiba dengan menggunakan pesawat Associated Mission Aviation (AMA) PK-RKE dari Paroki Iwur sekitar Pkl 10.30.

Umat mengarak Uskup Yan You dan Bupati Spei Bidana menuju Pastoran Gereja Stasi.

Sejam sebelumnya, Bupati Pegubin Spei Yan Bidana, ST,M.Si didampingi Kepala BRIDA Pegubin Octaviaen Gerald Bidana, S.Pd,M.PA dan Kabag Humas Pegubin, Yohanis Pigay, S.IP telah tiba dengan menggunakan pesawat yang sama dari Jayapura.

“Selamat datang Bapa Uskup di kampung kami, tanah kelahiran kami,” ujar Bupati Spei Bidana saat menyambut Uskup Yan You yang baru saja turun dari tangga pesawat.

Harus Hargai Misionaris

Uskup Jayapura Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You, Pr saat misa perdana mengajak umat Paroki St. Petrus Oklip untuk terus menghargai karya para misionaris. Sebab iman mereka telah tumbuh lama lewat peran dan jasa para misionaris perintis yang membuka sekolah, layanan kesehatan, ekonomi dan transportasi.

Uskup Yan You memimpin misa perdana di Paroki Oklip. Ratusan umat Katolik setempat hadir.

“Sebelum misionaris masuk, kita masih dalam keadaan gelap dan buta. Kita belum mendengar Firman Tuhan. Tetapi lewat misionaris, kita bisa diajari bagaimana bisa berdoa, bisa percaya, dan bisa hidup dari Firman Tuhan. Dari yang awal hanya sedikit orang, kini orang yang percaya semakin berkembang hingga menjadi satu paroki seperti sekarang ini,” ujar Mgr Yan You saat kotbahnya di Gereja Stasi Oklip, Kamis, 1 Juni 2023.

Menurut Uskup Yan, lahirnya tokoh-tokoh Gereja Katolik dari Paroki Oklip seperti Spei Yan Bidana yang kini menjadi Bupati Pegubin adalah semata-mata berkat karya para misionaris. Oleh karena itu, ia meminta seluruh umat harus melanjutkan karya misionaris dan menjadi terang bagi sesama seperti sosok Bartimeus dalam Injil yang dibacakan hari itu.

Uskup Yan You foto bersama umat Paroki Oklip usai misa perdana.

“Kegelapan dari pendidikan, ketertinggalan dan keterbelakangan sudah dilenyapkan oleh para misionaris. Tugas kita adalah melanjutkan karya para misionaris, tetap percaya kepada Tuhan Yesus sekalipun hidup kita sederhana dan masih tertinggal,” pesan Uskup Yan.

Pastor Paroki Oklip RD Aloysius Dabi Pr menyampaikan terima kasih atas kunjungan Uskup Jayapura untuk bertemu umatnya. Ia juga berterima kasih kepada tokoh umat Bupati Spei Bidana dan Pastor Dekan yang selalu setia mendampingi Uskup Yan.

Uskup Yan You foto bersama Pastor Paroki RD Alo Dabi, Pr dan petugas liturgi.

“Juga kepada umat atas partisipasinya untuk hadir sejak kemarin menjemput Bapa Uskup. Semoga iman kira makin terus bertumbuh,” ajak Pastor Alo.

Menurut Pastor Alo, saat ini jumlah umat di Paroki Oklip sebanyak kurang lebih dua ribu jiwa. Paroki ini memiliki 6 stasi yakni Oklip, Asua, Auhibi, Hubipkop, Apom, Tinibil, dan Batom.

“Saya baru satu bulan lebih bertugas di sini jadi stasi yang jauh belum saya kunjungi,” tuturnya.

Uskup Yan You bersama Pastor Dekan Dekenat Pegunungan Bintang, RD Imanuel James Kossay, Pr.

Sementara itu Pastor Dekan Dekenat Pegubin RD Imanuel James Kossay, Pr mengatakan, umat tak perlu kecewa lagi dan harus angkat muka sambut Bapa Uskup Jayapura yang sudah ada di tengah-tengah mereka.

“Kami memahami bapa ibu kecewa karena sudah siap tanggal 21 Mei 2023 jemput Bapa Uskup tapi karena beliau sakit tiba-tiba jadi acaranya batal. Ini kami sudah datang, angkat muka dan terima berkat dari kami,” ujar Pastor James yang pernah menjabat Pastor Paroki Oklip selama 2013-2016.

Hasilkan Kader Handal

Ketua DPP Paroki Oklip Uropmabin Moses Uropmabin menuturkan, Oklip adalah paroki paling bungsu di Dekenat Pegunungan Bintang. Paroki ini resmi berdiri tahun 1983 yang dirintis oleh salah seorang pastor Fransiskan asal Belanda bernama Hubertus Zwartjees, OFM.

Uskup Yan You memberi berkat kepada anak-anak di saat perayaan misa perdana.

“Tetapi pada tahun 1985 baru dibuat pembaptisan perdana. Waktu itu kami masih sangat kecil. Ada sekitar 500 umat yang dibaptis pertama dan masuk Gereja Katolik, tepatnya pada misa malam Natal tanggal 24 Desember 1985. Tetapi iman Katolik sudah diterima umat ini dibawa oleh Katekis Herman Besebo asal Waris, Keerom” kata Moses.

Ia menuturkan, gereja Paroki Oklip sebenarnya berada di Pelepkon, Kampung Oktumi. Sementara tempat perayaan misa perdana bersama uskup digelar di Stasi Auhibi Kampung Oktem karena letaknya hanya 200-an meter dari Bandara Oklip.

Gereja Stasi Auhibi yang terletak di Kampung Oktem di pinggir Bandara Oklip.

“Kalau dibuat di pusat paroki, harus jalan kaki satu jam lagi lewati kali Oktak dan naik bukit. Kondisi Bapa Uskup tidak bisa jalan jauh,” tuturnya.

Menurut Moses, awal mula dibangunnya Gereja Stasi Oklip ini karena persoalan kondisi fisik Uskup Jayapura sebelumnya, Mgr Leo Laba Ladjar, OFM yang sudah tua. Beberapa kali, Uskup Leo harus digendong oleh umat sejak turun dari Bandara Oklip menuju pusat paroki.

Kendati berusia paling muda, namun sepanjang hampir 40 tahun iman Katolik di paroki ini bertumbuh pesat menghasilkan sejumlah kader gereja yang handal. Puluhan umat kini menjadi pemimpin di pemerintahan dan politik. Salah satunya adalah Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, ST.M.Si.

Selain itu, ada tiga saudara kandung Spei yang kini duduk menjadi Kepala OPD Pegubin yakni Decky Bidana, Elex Bidana dan Gerald Bidana. Juga ada ibu Milka Mabel, Paul Mabel dan Yohanis Pigay.

“Dulu saya kecil di SD Oklip di sebelah bukit sana. Setelah itu baru SMP di Oksibil,” tutur Bupati Spei di halaman gereja stasi sambil menunjuk ke arah perbukitan.

Spei terkenang di masa kecilnya, ia dan teman-teman selalu berjalan kaki ke gereja setiap hari minggu untuk misa. Sebab kedua orang tuanya terkenal sebagai tokoh umat Katolik yang taat.

Bupati Spei Bidana berdialog dengan sejumlah Panitia Pelaksana Pembangunan Gereja Paroki Oklip.

“Dari Gereja Katolik inilah kami tumbuh menjadi hari ini. Sebagai ucapan terima kasih, sepanjang kunjungan Bapa Uskup di seluruh Dekenat Pegunungan Bintang, saya selalu mendampingi,” kata Spei Bidana.

Selain itu, tutur Spei, dirinya mendukung penuh pembangunan Gereja Katolik Oklip secara permanen. Pada misa perdana dalam kunjungannya itu, Mgr. Yan You, Pr telah mengukuhkan seluruh Panitia Pelaksana Pembangunan Gereja Katolik Paroki Oklip di Pelepkon, Kampung Oktumi. Bupati Spei Bidana dan Kepala BRIDA Pegubin Gerald Bidana ada dalam kepengurusan itu.

“Tahun 2026 baru kita bangun permanen. Kita dorong umat wujudkan visi misi Keuskupan Jayapura yaitu Gereja yang Mandiri dan Misioner. Jadi saya minta panitia memulai dulu, nanti secara pribadi akan bantu awal Rp 100 juta. Nanti di APBD Perubahan kita kasih bantu juga Rp 1 miliar untuk paroki ini. Tapi umat yang harus mulai dulu,” tutur Bupati Spei.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Gereja Oklip, Zakarias Taplo, S.IP mengaku, kondisi fisik gereja lama di pusat paroki sudah lapuk. Dengan pengukuhan panitia oleh Uskup Yan You, ia berharap semua pihak bergerak untuk mengumpulkan dana bantuan.

Umat Paroki Oklip saat menghantar keberangkatan Uskup Yan You di Bandara Oklip menuju Paroki Abmisibil, Jumat, 2 Juni 2023.

“Kami berterima kasih kepada Bapa Bupati dan Pemda Pegunungan Bintang yang sudah siap membantu kami. Sesuai arahan, kami akan mulai swadaya dulu kumpul dana dan material berupa batu, pasir dan kayu,” tegas Zakarias.

Usai misa perdana, Uskup Yan You didampingi Bupati Spei Bidana, Pastor Dekan Dekenat Pegubin RD James Kossay, Pr, Pastor Paroki RD Aloysius Dabi, Pr bersama seluruh umat menggelar acara barapen atau bakar batu.

Sesuai jadwal, sesudah kunjungan ke Paroki Oklip, Uskup Yan You dan rombongan akan berkunjung ke Paroki Bintang Timur Abmisibil, Jumat, 2 Juni 2023. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments Box