Ketua Kelompok tani dan Paguyuban di Muara Tami beri pernyataan dukungan pada BTM

JAYAPURA (PB.COM) – Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) ditengah kesibukannya menyempatkan diri memenuhi undangan warga di Koya Barat, distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (22/05/2025)

Kehadiran calon orang nomor satu di Papua itu sontak mendapat sambutan meriah ratusan warga yang terdiri dari perkumpulan petani, paguyuban keluarga asal Toraja serta sejumlah ibu-ibu dan kaum muda. Mereka yang telah berkumpul sejak pagi hari. tak menyangka BTM akhirnya bisa hadir memenuhi undangan.

Ketua Kelompok Petani Sayur, Daniel Totong sebagai salah satu yang turut mengundang BTM, mengapresiasi kehadiran calon Gubernur yang berpasangan dengan Constant Karma itu. Menurut Daniel, kelompok tani yang ia pimpin berjumlah lebih dari 200 Kepala Keluarga dan telah berkomitmen mendukung pasangan BTM-CK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

“Kami ini warga Kota Jayapura dan sudah tahu siapa sosok pak BTM. Sejak bapak Wali Kota begitu dekat dan perhatian pada Masyarakat kecil. Kami yakin seluruh Masyarakat di Papua pasti memilih BTM,” tegasnya.

Daniel juga berharap, ada bantuan pupuk bagi mereka para petani sayur. Sebab, saat ini bantuan itu hanya diberikan pada petani jagung.

Senada Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Wilayah 12, Rusli Lamban yang mengakui sejak awal mereka sudah mendukung BTM sebagai Gubernur Papua.

“BTM selama Wali Kota Jayapura banyak sekali membangun. Kami juga merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Dan hal utama lainnya adalah BTM merupakan putra asli Tanah Tabi yang kami tinggali ini,” ujarnya.

Rusli mengaku sangat bangga dengan sosok BTM yang bisa berpikir dan memperjuangkan Pembangunan Jembatan Merah Youtefa. Sebab itu hanya bisa dilakukan oleh seorang pemimpin yang benar-benar mau bekerja untuk kepentingan masyarakatnya.

“Sejak ada Jembatan Merah kami kini bisa menjual hasil kebun ke kota dengan lebih cepat,” tuturnya.

Tak ketinggalan Ketua IKT Wilayah 8, Petrus Taking yang dengan lantang menyatakan dukungan pada BTM sebagai Gubernur Papua.

“Pak BTM sudah tidak asing bagi kami. Seratus persen kami pilih BTM-CK,” tegasnya.

Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM) meemberi sambutan di Koya Barat, distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Sementara Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM) yang didaulat memberikan sambutannya menyatakan rasa Syukur dan terimakasih atas komitmen dukungan yang diberikan oleh para kelompok tani, kerukunan serta warga lainnya di Muara Tami.

“Terimakasih juga atas undangannya. Saya sangat Bahagia bisa hadir disini,” kata dia.

BTM menambahkan, wilayah Muara Tami adalah salah satu sentra pertanian di Kota Jayapura. Sehingga kedepan, penting untuk diperhatikan pemberian bibit unggul, pupuk, saluran irigasi, akses jalan dan sejumlah kebutuhan dasar pertanian lainnya.

Menjawab pertanyaan Masyarakat yang hadir, BTM mengakui Rumah Sakit (RS) Ramela Koya Barat ia bangun saat masih menjabat sebagai Wali Kota Jayapura, dan kedepan akan lebih diperhatikan fasilitas dan peningkatan sarana dan prasarana RS milik Kota Jayapura itu.

“Lahan milik RS Ramela itu masih sangat luas dan kita siap kembangkan,” urai BTM.

BTM menuturkan, tugas sebagai seorang pemimpjn untuk melayani dan membangun. Terkait Pembangunan JEmbatan merah, BTM menyebut hal itu sebagai salah satu Solusi memangkas jarak transportasi dari Keerom dan Muara Tami menuju Kota Jayapura.

“Sehingga para petani dari Keerom atau Muara Tami yang mau menjual hasil kebun ke kota Jayapura bia lebih mudah dan nyaman. Itu salah satu dasar pemikiran kami saat memperjuangkan Pembangunan jembatan merah itu.” urainya

“Semua hal baik yang selama ini pernah saya lakukan selama menjadi Wali Kota Jayapura, pasti akan kita bawa ke Provinsi saat menjadi Gubernur nanti,” lanjut BTM.

Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh warga, agar datang ke Temoat Pemungutan Suara (TPS) dan wajib menggunakan hak pilihnya dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua yang akan dilaksanakan tanggal 6 Agustus nanti.

“Sebab itu wajib untuk kita rebut Kembali kemenangan yang tertunda. Kalau tidak ke TPS dan memilih, maka suara kita bisa disalahgunakan. Dan jika menemukan ada hal tidak wajar di TPS, jangan sungkan untuk foto dan videokan. Kita kawal bersama suara itu,” pungkas BTM. (ADM)

Facebook Comments Box