Bupati Pegubin Spei Yan Bidana, ST,M.Si didampingi Wabup Arnold Nam, S.AP di di sela-sela pemulangan pelaku penyakit sosial di kompleks Bandara Oksibil, Kamis, 22 Mei 2025.

OKSIBIL (PB.COM)Di hari kedua operasi pemberantasan penyakit sosial di Kota Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Bupati Spei Bidana, ST,M.Si bersama aparat keamanan dan OPD terkait, kembali memulangkan 21 orang pelaku penyakit sosial, Kamis, 22 Mei 2025.

Sebanyak 28 orang yang dipulangkan adalah mereka yang terlibat dalam kasus prostitusi, judi togel, rolex, minuman keras, ganja, narkoba, hingga praktik renternir yang selama bertahun-tahun beroperasi di Oksibil.

Berdasarkan pantauan media di Bandara Oksibil, pada Kamis pagi sebanyak 21 orang  diterbangkan dalam dua flight berbeda. Mereka dilepas secara resmi oleh Bupati Spei Bidana didampingi Wakil Bupati Arnold Nam, S.AP, Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Pegubin Kompol Micha Toding Potty, SH,S.I.K,MH, Perwira Penghubung 1715 Pegunungan Bintang Mayor Infanteri Supriyadi, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pegubin, dan sejumlah kepala OPD di Pemda Pegubin.

Enam PSK dan 1 bandar saat menuju pesawat pada Rabu, 21 Mei 2025.

Pada flight pertama, sebanyak 9 Pekerja Seks Komersil (PSK) diterbangkan menuju Jayapura dengan pesawat AMA sekitar Pkl. 10.38 WIT. Sementara pada gelombang kedua disusul 13 orang berikutnya dengan pesawat berbeda.

“Jadi ditambah Kamis, total sudah ada 28 para pelaku yang terlibat penyakit sosial yang sudah kami pulangkan dari Oksibil. Saya berterima kasih kepada TNI-Polri, OPD, Ormas, OKP dan semua masyarakat yang ikut berperan membantu kami sama-sama membersihkan kota  ini dari penyakit sosial,” ujar Bupati Spei.

Menurut Spei, belajar dari penyakit sosial ini, ia mengingatkan kepada para pedagang nusantara, TNI-Polri, ASN dan swasta yang ditugaskan di Pegubin agar bisa bersama-sama memberi kontribusi positif bagi masyarakat, bukan sebaliknya melakukan perbuatan maksiat demi menguntungkan diri.

“Dengan adanya momentum ini, ke depan tidak boleh lagi ada yang datang ke Pegubin dengan niat buruk. Langkah ke depan, kami juga akan tertibkan administrasi kependudukan. Yang datang tinggal di kota ini benar-benar yang berkartu penduduk Pegubin. Silakan saja beraktivitas sesuai dengan pekerjaan masing-masing tetapi itu penting niat baik,” katanya.

Ia menegaskan, sikap tegas yang sama juga diberlakukan bagi orang asli Pegubin. Bagi yang terlibat, ia akan mengirim dan mengembalikan ke kampung halaman, terutama oknum kepala-kepala kampung dan ASN yang sekian lama meninggalkan tempat tugas nya.

“Untuk oknum aparat keamanan yang beking sebagai pelaku usaha judi rolex, togel, miras, Narkoba, ganja, dan praktik rentenir, saya tegas meminta Kapolres segera proses secara hukum yang berlaku di seluruh Indonesia supaya ada efek jera,” tegas Spei.

Pada kesempatan itu, Spei juga meminta para pedagang nusantara di Oksibil agar tidak bermain harga barang sesukanya. Ia menegaskan, dalam waktu dekat, Pemda akan menerapkan peraturan daerah untuk menjaga stabilitas harga dan menjaga daya beli masyarakat.

“Dan tak ada lagi praktik renternir di kota ini. Jangan pernah lagi ada, kerena itu lintah darat yang mematikan ekonomi daerah,” geramnya.

Didukung DPRD dan Polisi

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pegubin, Yohanes Agustinus Sitokdana, ST mendukung dan mengapresiasi langkah berani Bupati Bidana dan Kerjasama semua pihak untuk membersihkan sejumlah penyakit sosial di Kota Oksibil.

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pegubin, Yohanes Agustinus Sitokdana, ST saat sambutannya.

Ia menegaskan, sejumlah praktik berbau maksiat dan mafia komersil ini sudah lama terjadi dan meresahkan masyarakat dan mengancam keselamatan generasi muda di Bumi Okmin.

“Nenek moyang kami tidak pernah ajarkan hal-hal seperti ini. Mari kita bangun daerah ini secara akal sehat dan sesuai budaya dan ajaran agama kita karena Tuhan Allah sedang memantau kejahatan di negeri Bumi Okmekmin ini,” tutur Yohanes.

Wakapolres Pegubin Kompol Micha Toding Potty, SH,S.I.K,MH saat sambutannya.

Sementara itu, Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Pegubin Kompol Micha Toding Potty, SH,S.I.K,MH mengatakan, pihakanya berdama aparat TNI hadir untuk menjaga dan melindungi masyarakat. Oleh karena itu, kepolisian siap mendukung dan menyukseskan kebijakan bupati demi kemajuan Pegubin tercinta.

“Kami sebagai pelindung dan pengayom, apapun yang diberikan perintah oleh kepala daerah kami siap menjalankan sesuai tugas. Kami siap memberantas para pelaku penyakit sosial dan korupsi di kabupaten ini. Karena hal ini sama sekali merusak generasi penerus,” tegas Toding Potty. (Aquino Ningdana/GMR)

Facebook Comments Box