Bupati Puncak Elvis Tabuni, SE,MM didampingi Wakil Bupati Naftali Akawal, SE saat menyerahkan Dana Desa secara simbolis kepada kepala kampung di di Distrik Dervos, Rabu, 23 Juli 2025.

ILAGA (PB.COM)Bupati Elvis Tabuni, SE,MM menegaskan dirinya akan memecat oknum kepala kampung di Kabupaten Puncak yang terbukti membawa lari dana desa dan digunakan untuk kepentingan pribadi. Sebab di masa kepemimpinannya, ia ingin ada perubahan dan kemajuan di kampung.

“Jadi hari ini Dana Desa yang kami kasih, uang ini gunakan untuk bangun rakyat. Jangan setelah ini kepala desa (kampung—Red.) ambil uang langsung lari. Tidak boleh! Kalau kepala desa saya dengar ambil uang lalu bawa lari, saya akan ganti. Masyarakat silahkan datang ketemu saya di kantor lapor ke saya dan saya langsung kasih SK orang yang baru,” kata Bupati Elvis Tabuni didampingi Wakil Bupati Naftali Akawal saat penyerahan Dana Desa di Distrik Dervos, Rabu, 23 Juli 2025.

Menurut Elvis, dirinya sudah mendengar laporan tentang penyalahgunaan Dana Desa di Kabupaten Puncak selama beberapa tahun belakangan. Para oknum kepala kampung usai pencairan di Bank Papua Cabang Ilaga, kerap membawa lari dana itu ke Timika, Nabire atau Jayapura.

“Karena itu kami sudah putuskan di masa pemerintahan kami, skema penyaluran dana desa kami antar langsung ke tengah masyarakat. Dan puji Tuhan, kami sudah jalankan pembagian ini dari hari Senin tanggal 21 Juli 2023 dan terakhir hari ini,” kata Elvis.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Puncak Thomas Tabuni, S.IP mengapresiasi kebijakan pembagian Dana Desa oleh Bupati Elvis Tabuni. Ia juga mendukung sikap tegas bupati yang akan memecat oknum kepala kampung yang terbukti menyalahgunakan dana desa di Kabupaten Puncak.

“Ini kerinduan 10 tahun lamanya, masyarakat ingin Dana Desa diantar langsung ke tengah-tengah mereka. Tapi hari ini Tuhan bukan jalan dengan kepemimpinan bupati dan wakil bupati mengantar langsung uang itu ke sini. Kami sangat dukung kalau kepala desa yang menyalahgunana Dana Desa harus diganti. Sepakat ka tidak,” kata Thomas disambut teriakan “sepakat” dari masyarakat.

Rombongan Bupati dan Wakil Bupati Puncak melakukan Kunjungan Kerja (Kerja) ke wilayah sungai Mamberamo, tepatnya di dua distrik terjauh yakni Distrik Doufo dan Distrik Dervos. Kunjungan ini dilaksanakan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus membagi Dana Desa senilai Rp 7.468,759,000 (tujuh miliar lebih) untuk 14 kampung yang dipusatkan di Distrik Dervos.

Pada kesempatan itu, Pemda Puncak juga menyerahkan bantuan beras sebanyak 30 ton untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat setempat.

Kunjungan Kerja ini dikuti Plt. Sekretaris Daerah Puncak Nenu Tabuni, S.Sos, Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, S.IP, Kapolres Puncak Kompol Mardi Marpaung, S.Sos, Dandim 1717/Puncak, Letkol Inf. Himawan Ady, S.IP, Negro Wanimbo, Kepala Bank Papua Cabang Ilaga, Daniel Anggiluly Wakil Ketua II DPRK Puncak, dan Ketua Komisi I DPRK Puncak Korowa Wenda.

Sejumlah kepala OPD Puncak yang turut serta yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Puncak, Andrias P. Maruanaya, S.STP, Inspektur Kristian D. Sikoway, S.P.,M.Ak, Kepala Dinas Kesehatan Vence Patty, Kepala BPKAD Ferdinand G.M.Helan, SE.,M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Danius Tabuni, S.Sos, Kepala Dinas PUPR Dominggus Wihiyawari, ST, Kepala Dinas Kominfo Herman Ricky Siwy, SH. Kepala Bappeda Herman Wanma, S.STP., M.KP, Kepala Dinas Sosial Asher Tabuni, S.PAK dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Otto Alom, S.Sos. (Diskominfo Puncak/GMR)

Facebook Comments Box