
Suasana Launching Tim Persipura
JAYAPURA (PB.COM) – Tim Sepakbola Persipura Jayapura yang akan berlaga di kompetisi Liga II, menggelar acara launching tim musim kompetisi 2025/2026 secara terbatas, Sabtu (23/08/2025) malam, bertempat di Hotel Horison Kotaraja, Jayapura.
Acara ini menjadi momen penting bagi Persipura untuk memperkenalkan skuad terbaru, jajaran pelatih, serta seragam resmi yang akan digunakan dalam mengarungi kompetisi musim ini. Launching tim digelar dengan format terbatas sebagai bentuk penyesuaian dengan situasi dan kebijakan internal manajemen klub, sekaligus untuk menjaga kekhidmatan acara.
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, dalam sambutannya menyebut, launching tim ini bukan hanya seremoni, tetapi juga ajang untuk menegaskan komitmen Persipura dalam mengarungi kompetisi musim baru.
“Persipura adalah simbol kebanggaan masyarakat Papua. Melalui launching ini, kami ingin memperkenalkan tim dengan penuh rasa hormat, sekaligus memohon dukungan doa dan semangat dari seluruh masyarakat Papua agar Persipura dapat berprestasi musim ini,” ujarnya.
Dalam acara ini, akan dilakukan perkenalan resmi seluruh pemain, tim pelatih, serta pengumuman sponsor yang akan mendukung perjalanan tim sepanjang musim. Selain itu, manajemen juga akan memaparkan visi dan target klub untuk musim kompetisi mendatang.
Owen menambahkan bahwa launching tim sendiri akan diperkenalkan sebanyak 52 orang yang terdiri dari 36 pemain dan 16 ofisial.
Disamping itu juga diperkenalkan PT. Nusantara Cendrawasih Karsa yang sekarang menjadi mitra PT. Persipura Papua dalam pengelolaan klub Persipura Jayapura ke depannnya.
Meskipun dilaksanakan secara terbatas, manajemen Persipura memastikan bahwa momen spesial ini tetap bisa dirasakan oleh para pendukung setia “Mutiara Hitam”.
Sementara Ketua Umum Persipura Jayapura , Benhur Tomi Mano (BTM) dalam sambutannya mengawali dengan menyampaikan permohonan maaf atas perubahan rencana launching ini.
”Sesungguhnya kami berkeinginan besar mengajak masyarakat luas hadir bersama-sama di ruang terbuka. Namun karena berbagai pertimbangan, terutama untuk menjaga ketentraman pasca PSU kemarin, maka acara ini kami selenggarakan secara lebih terbatas,” kata BTM.
BTM tak menampik jika beberapa tahun terakhir Persipura melewati jalan panjang: dari puncak prestasi yang membanggakan, hingga keterpurukan yang menyakitkan. Tetapi, semua memiliki kerinduan yang sama, ingin melihat Persipura kembali berprestasi, kembali ke kasta tertinggi.
Namun saya harus jujur, harapan saja tidak cukup, bicara saja tidak cukup. Sepakbola modern butuh kerja besar dan finansial yang besar.
”Sampai hari ini, Persipura masih berdiri berkat dukungan luar biasa dari Bapak Rudy Maswi dan grup. Tanpa perjuangan beliau, mungkin kita sudah melihat Persipura bernasib sama seperti klub-klub lain yang hilang atau dijual. Tetapi kita tidak mau Persipura seperti itu. Kita mau Persipura tetap hidup, tetap ada di Papua, tetap jadi kebanggaan rakyatnya,” urainya.
BTM mengaku bersyukur atas Komunikasi Rudy Maswi, Bento, dan Owen di Jakarta, lahirlah kerjasama dengan PT Cenderawasih Karsa.
”Dengan hadirnya Bapak Owen, kita kembali punya harapan besar. Beliau datang dengan hati yang tulus dan niat baik, bukan hanya membantu manajemen, tapi juga menyiapkan masa depan sepakbola Papua. Beliau berkomitmen membangun sistem pencarian bakat dan pembinaan usia dini. Karena itu, saya mengajak kita semua memberi dukungan penuh, agar anak-anak Papua bisa memiliki fasilitas, pembinaan yang baik, dan jalur yang jelas menuju Persipura,” tutur BTM.
”Hari ini kita memperkenalkan wajah baru dan wajah lama yang tetap setia. Lihatlah, di skuad ini ada nama Boaz Solossa, legenda yang menjadi cahaya. Ada Yustinus Pae, yang tetap tegak meski usia terus berjalan. Ada Ramai Rumakiek, darah muda yang larinya secepat angin Teluk Yos Sudarso. Ada Yohanes Pahabol dan Marckho Sandy, yang kembali pulang membawa pengalaman berharga.
Inilah kombinasi emas pengalaman yang matang dipadu dengan tenaga muda yang berapi-api. Inilah keluarga baru Persipura yang akan bersama-sama memacu tim ini naik kembali ke tangga atas,” pungkasnya. (ADM)
*Susunan Ofisial:*
Manajer – Owen Rahadiyan
Asisten Manajer – Esteban Busto
Pelatih Kepala – Ricardo Salampessy
Asisten Pelatih – Moses Banggo
Asisten Pelatih – Imanuel Wanggai
Pelatih Kiper: Herman Kadiaman
Analis: Pahala Hutajulu
Pelatih Fisik: Elsa Pramudya
Dokter Tim: Benny Suripatty
Fisioterapis: Ardi Anhar
Masseur: Yulianto
Masseur: Agus Muheri
Kepala Kitman: Stevy Lopulalan
Kitman: Alex Rumayomi
Kitman: Dani Arisoi
Fotografer: Syaiful Paembonan
Videografer: James Rumpaidus
Media Officer: Eveerth Joumilena
*Susunan Pemain:*
Samuel Reimas – Kiper
Adzib Al Hakim – Kiper
John Pigai – Kiper
Yeremia Merauje – Kiper
Geril Kapoh – Kiper
Yustinus Pae – Bek
Ruben Sanadi – Bek
Alex Dusay – Bek
Artur Vieira – Bek
Ferdinand Ayomi – Bek
Marckho Meraudje – Bek
Sukandar Kansai – Bek
Rafael Sunuk – Bek
Febrianto Uopmabin – Bek
Sewori Aisoki – Bek
Yeter Amohoso – Bek
Gunansar Mandowen – Gelandang
Ian Kabes – Gelandang
Takuya Matsunaga – Gelandang
Rivaldo Ferre – Gelandang
Elfis Harewan – Gelandang
Fridolin Yoku – Gelandang
Elisa Basna – Gelandang
Markus Madjar – Gelandang
Gelfias Waichang – Gelandang
Adriano Sander – Gelandang
Dennis Ivakdalam – Gelandang
Boaz Solossa – Penyerang
Feri Pahabol – Penyerang
Ramai Rumakiek – Penyerang
Kelly Sroyer – Penyerang
Marinus Wanewar – Penyerang
Joshua Isir – Penyerang
Arody Uopdana – Penyerang
Matheus Silva – Penyerang
Reno Salampessy – Penyerang






























