
Jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Eden Entrop Klasis Port Numbay jalan santai bersama di Jembatan Youtefa hingga ruas jalan Car Free Day, Sabtu (4/4/2026).
JAYAPURA (PB.COM) – Jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Eden Entrop Klasis Port Numbay menggelar beberapa kegiatan dalam rangka menyambut Paskah 2026. Camping bersama jemaat di halaman Gereja merupakan kegiatan yang baru pertama digelar tahun ini atas inisiatif jemaat sendiri.
Ratusan jemaat yang terdiri dari anak-anak, pemuda hingga dewasa, berjalan santai bersama di Jembatan Youtefa hingga ruas jalan tempat digelarnya Car Free Day (SFD) setiap hari Sabtu. Mengenakan kaos berwarna ungu, suasana sukacita nampak di wajah jemaat yang berbaur dalam jalan santai bersama dipimpin penanggungjawab jemaat, Yarius Balingga, SE. Di sepanjang jalan CFD, tampak juga jemaat dari denominasi lain sedang jalan santai bersama.

Penanggungjawab yang juga Ketua Diaken Jemaat GIDI Eden, Yarius Balingga, di halaman Gereja Eden, usai jalan santai, menyatakan rasa syukurnya karena momen jelang Paskah ini semua jemaat menyisihkan waktu untuk bisa berkumpul bersama selama tiga hari.
“Dalam rangka hari Paskah, kami dari Jemaat GIDI Eden mulai dari tanggal 3 April ibadah Jumat Agung di gereja. Lalu pada sore harinya, semua jemaat mengadakan camping bersama di areal belakang gereja dan dilanjutkan malam hari ada pemutaran film Penyaliban Kristus yang ditonton bersama jemaat,” jelas Yarius didampingi Sekretaris Jemaat Eden, Atenus Wenda.

Sabtu pagi tadi, katanya, di bawah pimpinan Gembala Jemat Pdt. Reinhard Ohee dan Wakil Gembala, semua jemaat berdoa bersama sebelum melanjutkan kegiatan jalan santai bersama di Jembatan Youtefa.
“Rangkaian kegiatan camping mengisi Paskah 2026 ini atas inisiatif jemaat sendiri. Di dalamnya ada komisi kaum bapak, kaum ibu, pemuda dan anak-anak sekolah minggu. Camping ini berlangsung selama 3 hari sejak Jumat sore hingga hari Minggu, 5 April 2026 pas hari kebangkitan Yesus Kristus,” kata Yarius.

Jemaat GIDI Eden foto bersama di halaman Gereja usai jalan santai bersama.
Ia merasa sangat bersyukur karena inisiatif jemaat yang mengusulkan untuk camping Bersama. Sebagai diaken gereja, ia sudah melaksanakan program ini. Dan di tahun-tahun mendatang, lanjutjya, atas ijin Tuhan jemaat Eden akan melaksanakan program ini secara rutin karena ini sangat positif untuk membangun iman jemaat. Dengan kamping ini, jemaat bertumbuh dan ada kebersamaan di dalam gereja. “Dengan kebersamaan ini, hanya nama Tuhan saja yang dipuji dan dipermuliakan,” ucapnya.

Tanah Papua sebgai tanah Injil, tanah yang diberkati, semua denominasi gereja di Papua juga turut memperingati kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, dengan berbagai kegiatan positif untuk memuliakan nama Tuhan. Paskah menjadi momen sangat penting untuk umat Kristen.
“Kami Gereja Injili di Indonesia terkhusus Jemaat Eden, kami lakukan ini dan harapan kami Papua menjadi tanah yang aman, damai dan semua jemaat Tuhan yang lain juga dapat menikmati kasih Tuhan bersama-sama,” tambahnya.

Sekretaris Jemaat Eden, Atenus Wenda menambahkan, camping jemaat tahun 2026 ini adalah yang pertama kali digelar atas inisiatif jemaat. Berbeda dengan jemaat lain yang biasanya menggelar kacmping untuk pemuda dan anak sekolah minggu, Jemaat Eden menggelar kamping untuk seluruh anggota jemaat.
Dengan Camping Bersama ini jemaat bisa nonton film Penyalipan Kristus secara bersama, dilanjutkan ibadah hingga jam 12 malam lalu istirahat. Sabtu pagi, jemaat bangun dan doa bersama, kemudian olahraga jalan santai bersama. “Setelah itu akan dilanjutkan dengan seminar keluarga di siang hari. Malam akan dilanjutkan dengan seminar pendalaman iman dengan menghadirkan hamba Tuhan Pdt. Lipiyus Biniluk,” jelas Atenus.

Ia juga bersyukur karena melalui kematian Kristus di kayu salib, membuat semua jemaat dari berbagai suku dan bahasa bisa berkumpul Bersama dan menjadi momen bersama untuk memuliakan nama Tuhan. (Frida Adriana)





























